sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

SMF salurkan pinjaman KPR sebesar Rp4,2 triliun di semester I-2020

Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai lebih dari 1 juta debitur KPR.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 27 Jul 2020 11:59 WIB
 SMF salurkan pinjaman KPR sebesar Rp4,2 triliun di semester I-2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 882.418
Dirawat 138.238
Meninggal 25.484
Sembuh 718.696

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mencatatkan peningkatan jumlah penyaluran pinjaman (pembiayaan) kepada lembaga penyalur KPR, serta pendapatan usahanya.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan, sepanjang semester I-2020 SMF telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,2 triliun atau 32,23% dari targetĀ 2020. Secara kumulatif, total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari 2006 sampai dengan 30 Juni 2020, mencapai sebesar Rp66,25 triliun.

"Dana tersebut terdiri dari pembiayaan sebesar Rp53,99 triliun, sekuritisasi KPR sebesar Rp12,15 triliun dan pembelian KPR sebesar Rp106 miliar," kata Ananta dalam konferensi pers SMF, Senin (27/7).

Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai lebih dari 1 juta debitur KPR, yang tediri dari 77% pembiayaan, 22,59% sekuritisasi dan 0,08% pembelian KPR. Debitur KPR tersebut sebanyak 84,26% berasal dari wilayah Indonesia barat, 15,07% dari wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,67% wilayah timur.

Ananta melanjutkan, total aset SMF sampai dengan semester I-2020 sebesar Rp29,32 triliun, naik 39,57% dari posisi yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp21 triliun. Sementara laba bersih di semester I-2020, mencapai Rp242,53 miliar atau naik 0,62% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp241,03 miliar.

Tercatat, sejak Agustus 2018 hingga semester I-2020, SMF telah merealisasikan penyaluran dana KPR FLPP kepada 121.429 debitur, dengan total penyaluran dana sebesar Rp3,864 triliun melalui 12 bank penyalur KPR FLPP.

Terkait sekuritisasi, Ananta mengatakan hingga saat ini SMF belum melakukan penerbitan sekuritisasi. Dalam RKAP 2020, perseroan menargetkan penerbitan sekuritisasi sebesar Rp3 triliun.

"Sementara penerbitan obligasi, pada semester I-2020, SMF telah merealisasikan penerbitan surat utang melalui Penawaran Umum Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2020, sebesar Rp4,01 triliun. Obligasi ini adalah bagian dari Obligasi Berkelanjutan V SMF dengan nilai total penerbitan mencapai Rp19 triliun," tuturnya.

Sponsored
Berita Lainnya