sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani ingin sertifikasi halal tak bebani industri

Teknologi bisa membantu industri mendapatkan sertifikasi halal.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 21 Sep 2020 15:31 WIB
Sri Mulyani ingin sertifikasi halal tak bebani industri

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan peran teknologi saat ini penting dalam membangun ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Salah satunya, penerapan dalam mekanisme sertifikasi produk halal.

"Dalam konteks itu, peraturan perundang-undangan dan mekanisme untuk pengujian produk halal secara efisien dan tidak menjadi beban bagi industri menjadi sesuatu yang penting," kata Sri Mulyani dalam sambutannya di forum riset ekonomi keuangan syariah 2020, Senin (21/9).

Sri Mulyani melanjutkan, hal tersebut perlu menjadi perhatian bagi periset industri halal di Indonesia. Dia menjelaskan, jaminan kehalalan bagi industri seharusnya dapat diberikan dan disampaikan oleh pelaku industri tanpa membuat sisi daya saing, struktur biaya, dan liabilitasnya menjadi menurun.

Menurutnya, teknologi bisa membantu industri mendapatkan sertifikasi halal, tanpa mengurangi hal-hal tersebut. Namun, tetap saja kebijakan dan institusi untuk mendukung hal tersebut harus dikaji terlebih dahulu.

Sponsored

"Teknologi tentu bisa membantu, namun policy dan institusi untuk mendukungnya perlu dikaji. Sehingga kita mampu menjadi pusat industri halal yang efisien, inovatif, dan mempunyai daya kompetisi," ujarnya.

Selain untuk meningkatkan kualitas produk halal, Sri juga berharap teknologi mampu meningkatkan produktivitas dan kompetisi industri-industri syariah di Indonesia. Dengan peningkatan daya saing, industri syariah disebut mampu memberikan jawaban yang relevan dan dibutuhkan masyarakat.

"Pemerintah akan terus meningkatkan dan mendukung berbagai peningkatan teknologi dan inovasi, termasuk dalam industri halal seperti makanan, minuman, industri farmasi, keuangan, maupun manufaktur yang lain," tuturnya.

Berita Lainnya