sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani minta Asabri dan Jiwasraya periksa Laporan Keuangan 2020

Hal itu dilakukan agar memudahkan pemerintah dalam memberikan penyertaan modal negara (PMN)

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 09 Sep 2020 17:06 WIB
Sri Mulyani minta Asabri dan Jiwasraya periksa Laporan Keuangan 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 396.454
Dirawat 60.694
Meninggal 13.512
Sembuh 322.248

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri untuk memeriksa lebih detail Laporan Keuangan (LK) Tahun 2020, sebagai tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal itu dilakukan agar memudahkan pemerintah dalam memberikan penyertaan modal negara (PMN) bagi kedua perusahaan pelat merah tersebut, termasuk dalam proses investasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

“Itu dilakukan agar dapat mendukung penyajian investasi permanen pada LKPP Tahun 2020 secara andal,” katanya dalam video conference dengan DPD RI, Rabu (9/9).

Dia menuturkan, pemerintah sedang menindaklanjuti temuan BPK terkait potensi unfunded past service liability (UPSL) atau kewajiban masa lalu untuk Program Dana pensiun atau Tabungan Hari Tua Pegawai Negeri Sipil yang belum terpenuhi.

"Terkait dengan temuan kewajiban atas program pensiun dan potensi UPSL pada PT Asabri, pemerintah akan menyusun rencana penyelesaian ketentuan dan standar terkait penyajian kewajiban jangka panjang program pensiun tersebut," ujarnya.

Selain itu, pemerintah akan melakukan review dan penyesuaian atas penggunaan asumsi, serta metode perhitungan aktuaria sembari menyempurnakan Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat (KAPP) untuk pengungkapan nilai kewajiban jangka panjang pensiunan.

Temuan BPK lainnya yang juga akan ditindaklanjuti pemerintah berkenaan dengan penatausahaan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Saat ini sudah dalam tahap penyelesaian aset dengan pengamanan fisik yuridis sejumlah properti

"Pemerintah telah melakukan penyelesaian atas sejumlah aset mantan BLBI serta telah melakukan pengamanan fisik dan yuridis atas sejumlah aset properti," ucapnya.

Sponsored
Berita Lainnya