sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani: Relaksasi PEN hingga Mei capai Rp182 triliun

Realisasi anggaran sebesar Rp182 triliun tersebut, di antaranya untuk bidang kesehatan sebesar Rp30,8 triliun.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 24 Mei 2021 16:14 WIB
Sri Mulyani: Relaksasi PEN hingga Mei capai Rp182 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 hingga Mei, telah mencapai Rp182 triliun atau 26,1% dari pagu Rp699,43 triliun.

“PEN 2021 kita, sudah terealisir Rp182 triliun dari Rp699 triliun atau sebesar 26,1%,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR, Senin (24/5).

Dia merinci, realisasi anggaran sebesar Rp182 triliun tersebut meliputi bidang kesehatan sebesar Rp30,8 triliun yang digunakan untuk membeli dan pelaksanaan vaksinasi, pengadaan alat kesehatan, dan berbagai treatment perawatan pasien Covid-19.

Kemudian, untuk program perlindungan sosial telah terealisasi Rp57 triliun atau 39% dari total anggaran Rp148 triliun meliputi PKH, sembako, BLT desa, dan sebagainya.

“Semuanya sudah dilakukan dan bahkan waktu itu diminta diakselerasi karena waktu itu terjadi kenaikan jumlah Covid-19,” ujarnya. 

Selanjutnya, untuk program prioritas telah terealisasi sebesar Rp22,79 triliun dari dari total pagu anggaran sebesar Rp127 triliun.

Lalu, realisasi anggaran dukungan bagi UMKM sebesar Rp 42,2 triliun atau 22% dari pagu anggaran sebesar Rp193 triliun. Utamanya disalurkan kepada 9,8 juta bantuan pemerintah untuk usaha mikro dan pemberian jaminan kredit UMKM, kredit modal kerja dan korporasi, serta penempatan dana pemerintah di perbankan.

Sementara, untuk insentif usaha sudah terealisasi sebesar Rp9,5 triliun dari pagu anggaran Rp56,7 triliun, berupa relaksasi PPh 21 DTP kepada 89.600 pekerja. 

Sponsored

Tak hanya itu, insentif usaha juga meliputi PPh final UMKM DTP dengan 124.736 usaha yang menikmati, PPh 22 impor DTP dengan 15.366 wajib pajak (WP) yang mendapat pembebasan, angsuran PPh 25 oleh 68.040 WP.

Sedangkan, untuk relaksasi pengembalian pendahuluan PPN dinikmati 1.102 oleh WP, penurunan tarif WP di seluruh WP badan, PPN DTP properti oleh 375 WP dan PPnBM oleh lima WP.

Berita Lainnya