sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Susul HERO, Central Neo Soho juga tutup

Setelah HERO, PT Central Retail Indonesia menyusul akan menutup satu gerai Central Departement Store di Neo Soho, Grogol, Jakarta.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 15 Jan 2019 03:02 WIB
Susul HERO, Central Neo Soho juga tutup

Setelah HERO, PT Central Retail Indonesia menyusul akan menutup satu gerai Central Departement Store di Neo Soho, Grogol, Jakarta.

Public Relations Departement Manager PT Central Retail Indonesia Dimas Wisnu Wardana membenarkan terkait penutupan gerai tersebut yang rencananya akan dilakukan pada 18 Februari 2019.

"Betul, Central Departement Store Neo Soho, Grogol, Jakarta Barat akan berhenti beroperasi 18 Februari mendatang," ujar Dimas saat dihubungi Alinea.id, Senin (14/1).

Memang, tantangan di industri ritel kian nyata dengan ditutupnya sejumlah gerai peritel besar di Indonesia. Sebelumnya, PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) menutup 26 gerai dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 532 karyawan karena efisiensi.

Dimas mengatakan, penutupan gerai Central Neo Soho ini disebabkan karena adanya pergeseran minat dan tren belanja.

"Semenjak Central Neo Soho beroperasi, kami selalu berupaya agar toko kedua kami tersebut dapat berkembang dengan hasil maksimal baik dari segi bisnis dan komersial. Tapi kami mengamati tren belanja konsumen kami bergeser kepada sistem yang lebih cepat dan efisien," kata Dimas.

Sementara itu, guna memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan pun memutuskan untuk memusatkan segala sumber dayanya ke flagship store yang berada di Central Grand Indonesia. 

Lebih jauh dalam langkah bisnisnya, Central Retail Indonesia pun akan memperkuat omni channel dalam berbelanja Central Department Store yakni central on demand melalui aplikasi messenger seperti Whatsapp dan Line.

Sponsored

"Kami akan mem-blast promo yang sedang berjalan di offline store kami. Selain itu juga melalui Central On Demand customer kami bisa berinteraksi langsung dengan pihak  kami dengan menuliskan via chat produk yang dicari atau diinginkan dan kami akan bantu mencarikan di gerai offline kami dengan mengirimkan foto sesuai arahan dari customer tersebut," jelasnya.

Diskon

Peritel fesyen asal Negeri Gajah Putih tersebut akan melakukan closing down sale hingga 90% mulai 14 Januari 2019 sampai 17 Februari 2019.

Dengan penutupan Central Neo Soho di Grogol ini, pihaknya masih memiliki satu gerai yang beroperasi yaitu Central Grand Indonesia.

Sementara itu terkait seluruh karyawan Central Neo Soho dipastikan tidak akan kehilangan pekerjaan. Perusahaan memfokuskan seluruh sumber dayanya di Grand Indonesia dan memperkuat omni channel.

"Untuk seluruh karyawan Central Neo Soho yang didirekrut oleh PT Central Retail Indonesia akan kami transfer ke flagship store kami yaitu ke Central Grand Indonesia," kata dia.

Selain itu, dengan pengurangan gerai ini pihaknya juga tetap akan menambah gerai baru lagi. "Penambahan gerai baru tetap ada dalam rencana kami namun tidak dalam waktu dekat ini. Jadi untuk saat ini kami hanya fokus di gerai flagship kami saja di Grand Indonesia dan membesarkan omni channel Central kami melalui whatsapp dan Line dan kami harap omni channel tersebut," jelasnya.

Pada tahun ini, PT Central Retail Indonesia membidik pertumbuhan mencapai 20% dari penjualannya. "Kalau untuk angka pastinya kami tidak bisa disclosed, tapi kalau prosentasenya kami berharap tahun ini kami bisa growth lebih dari 20% dari sisi penjualan," pungkasnya.