sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tahun politik, Bulog diminta stabilkan harga pangan di daerah

Bulog diminta menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di seluruh Indonesia khususnya di daerah-daerah.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Rabu, 13 Feb 2019 09:25 WIB
Tahun politik, Bulog diminta stabilkan harga pangan di daerah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 373.109
Dirawat 64.032
Meninggal 12.857
Sembuh 297.509

Memasuki tahun politik, Badan Urusan Logistik (Bulog) diminta menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di seluruh Indonesia khususnya di daerah-daerah. 

Anggota Komisi VI DPR RI Hamdhani meminta upaya maksimal dari Bulog untuk fokus terhadap pangan karena menyangkut hajat hidup masyarakat.

"Sekarang ini Bulog tidak hanya mengurus soal beras, tetapi cakupannya lebih luas dalam hal pangan. Kami selalu mengawasi kinerja Bulog dan mendorong agar mereka mampu memenuhi harapan masyarakat dalam hal pangan," kata Hamdhani, Rabu (13/2).

Hamdhani pun mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bulog menjaga kestabilan harga daging. Saat ini, permintaan daging beku terus meningkat karena masyarakat sudah banyak mengetahui bahwa kualitas daging beku bagus dan harganya jauh lebih murah.

"Itu untuk menjaga agar harga daging tetap stabil. Bulog menjual daging beku dengan harga hanya Rp80.000, sedangkan harga di pasar jauh lebih mahal, yaitu Rp120.000-Rp130.000 per kilogram," kata Hamdhani.

Dalam hal ketersediaan beras, Bulog diingatkan untuk selalu memantau stok dan harga beras di pasaran. Dengan begitu, Bulog dapat memperkirakan jumlah beras yang harus ada di gudang mereka sebagai cadangan.

Selain itu, Bulog diminta menyerap secara optimal gabah hasil panen petani lokal agar harga tidak sampai dipermainkan tengkulak. 

Saat ini, yang terjadi di lapangan, harga gabah di pasar jauh lebih tinggi dibanding harga pembelian yang ditetapkan pemerintah. Sehingga petani memilih menjual ke pasar karena lebih menguntungkan dibanding menjual kepada Bulog.

Sponsored

“Kondisi itu tidak boleh membuat Bulog lantas abai karena tugas Bulog adalah menjaga ketersediaan pangan dan kestabilan harga pangan,” kata dia.

Hamdhani juga memantau realisasi penyaluran beras untuk keluarga sejahtera (rastra). Dia mengingatkan agar Bulog menyalurkan rastra sesuai aturan dan tidak melakukan pungutan kepada masyarakat. (Ant)
 

Berita Lainnya