sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pemerintah targetkan 6,1 juta UMKM on boarding ke digital tiap tahunnya

Produk yang dihasilkan oleh UMKM mulai meningkat secara kualitas dan sudah semestinya mendapat tempat di hati masyarakat. 

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 11 Jan 2021 12:42 WIB
Pemerintah targetkan 6,1 juta UMKM on boarding ke digital tiap tahunnya
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah menargetkan sebanyak 6,1 juta UMKM on boarding ke digital setiap tahunnya hingga 2023.

Sehingga, total UMKM yang telah beralih ke digital pada 2023 akan mencapai 30 juta, setelah pada 2020 sebanyak 11,7 juta UMKM berhasil beralih ke digital.

"Di 2021 sampai 2023, ditargetkan 6,1 juta UMKM on boarding tiap tahunnya, sehingga kita bisa mencapai 30 juta UMKM yang on boarding di 2023," katanya dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara virtual, Senin (11/1). 

Dia pun mengatakan, produk yang dihasilkan oleh UMKM mulai meningkat secara kualitas dan sudah semestinya mendapat tempat di hati masyarakat. 

Dengan gerakan bangga buatan Indonesia (BBI), selain mendorong geliat UMKM semakin tumbuh, gerakan BBI juga akan menciptakan produk-produk unggulan UMKM yang berdaya saing di pasar domestik dan internasional 

"Ragam produk pilihan saya lihat sudah mengubah mindset kita terhadap produk Indonesia yang nyatanya punya kualitas premium dan sangat membanggakan. Bangga dan mau menggunakan produk lokal merupakan perjuangan bangsa kita," ujarnya.

Akan tetapi dia menekankan bahwa kampanye BBI harus didukung oleh semua pihak. Agar UMKM terus dapat menghasilkan produk unggulan yang bermutu dan dapat mendorong proses pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Kita harus bahu membahu menolong UMKM hasilkan produk bermutu. Kami yakin partisipasi semua pemangku kepentingan akan menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional," ucapnya. 
 

Sponsored
Berita Lainnya