logo alinea.id logo alinea.id

Tarif LRT Jabodebek ditetapkan Rp12.000

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan besaran tarif untuk kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek diperkirakan Rp12.000.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Jumat, 15 Feb 2019 14:34 WIB
Tarif LRT Jabodebek ditetapkan Rp12.000

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan besaran tarif untuk kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek diperkirakan Rp12.000. 

Kepala Daerah Operasinal I PT Kereta Api Indonesia Persero, John Roberto menyebut tarif tersebut didapatkan setelah mempertimbangkan kemampuan masyarakat (willingness to pay/WTP) dan usulan dari pemerintah.

“Kami waktu itu menimbang besarannya Rp30 ribu, tetapi kita mengikuti usulan pemerintah saja,” ucap John, dalam acara ‘Mengulik LRT Jabodebek Lebih Dalam’ di Hotel Grandhika Iskandarsyah, Jakarta Selatan, pada Jumat (15/1).

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI)  Darmaningtyas menilai besaran tarif Rp10.000 sudah sesuai dengan kemampuan masyarakat. Sebab, kata dia, hal itu dapat menarik minat masyarakat untuk memilih LRT sebagai moda transportasi.

Dengan demikian, Darmaningtyas meminta pemerintah harus bersedia memberikan subsidi agar harga terjaga dikisaran tersebut. Sebab, kata dia, untuk memutuskan besaran subsidi itu terkait dengan kepentingan politik.

“Menurut saya itu jauh lebih baik, dibandingkan membiarkan kendaraan motor setiap hari memadati kota Jakarta, karena kerugiannya akan jauh lebih besar,” kata dia.

Darmaningtyas memperkirakan, jika tarif kereta LRT Jabodebek bisa terjaga Rp10.000, pengguna kendaraan roda empat pasti lebih mempertimbangkan untuk berpindah pada moda transportasi ini. Sebab, pengeluaran untuk menggunakan LRT jauh lebih murah dibanding dengan menggunakan mobil. 

“Namun, untuk pengguna kendaraan roda dua hal itu tergantung dari ketersediaan lahan parkir di stasiun,” ujarnya.

Sponsored

Lebih lanjut, dia menyarankan, agar sistem pembayaran kereta LRT Jabodebek menjadi satu dengan moda transportasi lainnya seperti Trans Jakarta, Commuterline, dan MRT. Sebab, hal ini dapat memudahkan dan menguntungkan masyarakat dalam menggunkanan moda transportasi publik. Selain itu, setiap stasiun juga dilengkapi dengan fasilitas parkir.


 

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Mencari keadilan tragedi kerusuhan 22 Mei

Minggu, 26 Mei 2019 02:15 WIB
Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Ambu: Konflik 3 generasi dan adat Suku Baduy

Sabtu, 25 Mei 2019 11:56 WIB