sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Telkom raih laba bersih Rp10,99 triliun pada semester I-2020

Side bisnis Telkom, yaitu IndiHome melanjutkan momentum baiknya dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 19,1% (yoy) menjadi Rp10,4 triliun.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 27 Agst 2020 15:57 WIB
Telkom raih laba bersih Rp10,99 triliun pada semester I-2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih pendapatan konsolidasi sebesar Rp66,9 triliun dan laba bersih Rp10,99 triliun di semester I-2020. Margin laba bersih juga menunjukkan tren yang lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi 16,4% dari sebelumnya 16,0%.

Direktur Keuangan Telkom Heri Supriadi mengatakan, earnings before interest tax depreciation amortization (EBITDA) menunjukkan pergerakan yang semakin menguat dengan pertumbuhan 8,9% year on year (yoy) menjadi Rp36,08 triliun dan margin EBITDA yang tumbuh 6,2% menjadi 54,0%. 

“Dalam kurun enam bulan berjalan tahun ini, Telkom telah memberikan kinerja yang cukup baik meski dihadapkan pada kondisi bisnis yang dinamis dan menantang serta adanya pandemi yang tentunya berdampak terhadap makroekonomi dan penurunan daya beli masyarakat," katanya dalam public expose secara daring, Kamis (27/8).

Dia memaparkan, side bisnis Telkom, yaitu IndiHome melanjutkan momentum baiknya dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 19,1% (yoy) menjadi Rp10,4 triliun, yang didukung oleh pertumbuhan pengguna baru dan add-ons

Selanjutnya bisnis digital Telkomsel tumbuh 13,5% (yoy) menjadi Rp31,9 triliun dan menumbuhkan kontribusinya terhadap pendapatan sebesar 72,4% dari 62,2% tahun lalu. Baik IndiHome maupun bisnis digital Telkomsel saat ini menjadi mesin pendorong pertumbuhan pendapatan bagi perseroan, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Untuk mengembangkan bisnis digital platform, salah satu lini bisnis yang juga menjadi fokus perusahaan adalah data center yang tumbuh cukup kuat. Saat ini Telkom memiliki data center di 22 lokasi dan baru saja melakukan groundbreaking data center tier 3 dan 4 yang tahap pertamanya diperkirakan dapat mulai beroperasi pada pertengahan 2021.

Sementara itu, untuk mendukung aktivitas bisnis dan memastikan layanan terbaik bagi pelanggan, Telkom terus membangun infrastruktur telekomunikasi, di mana hingga akhir Juni, fiber-based backbone telah menjangkau 165.850 kilometer dan jumlah base transceiver station (BTS) Telkomsel mencapai 228.066 unit.

Selanjutnya, bisnis digital mencatat kinerja yang semakin baik dari tahun sebelumnya dengan pertumbuhan pendapatan hingga 12% (yoy) dan kontribusi sebesar 7,6% terhadap total pendapatan perseroan. 

Sponsored

"Hal ini didorong terutama oleh layanan digital B2C dan digital platform. Pendapatan video OTT yang tumbuh hingga 16% dari periode yang sama tahun lalu menjadi kontributor terbesar pendapatan bisnis digital, diikuti portfolio Internet of Things (IoT) dan Machine to Machine (M2M)," ujarnya.

Berita Lainnya