sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Telkom siap investasi di Gojek lewat MDI Ventures

MDI adalah inisiatif modal ventura oleh Telkom, yang menyediakan modal tahap awal (seed capital) hingga modal untuk pertumbuhan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 27 Agst 2020 16:26 WIB
Telkom siap investasi di Gojek lewat MDI Ventures
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Heri Supriadi mengatakan, perseroan terbuka untuk segala kemungkinan dalam mengembangkan strategi bisnis ke depan, termasuk berinvestasi di Gojek.

"Kami tidak melihat spesifik, misalnya Gojek saja. Tetapi semua opportunity untuk melengkapi digital services. Kami sangat kuat dari digital connectivity dan platform. Tetapi, dari digital services, sebagian besar aset yang sangat berharga di sana yaitu inovasinya itu sendiri, dan itu area yang terbuka," katanya dalam video conference, Kamis (27/8).

Dia mengatakan, yang terpenting dari langkah-langkah investasi di platform digital startup yang akan dilakukan oleh Telkom adalah, melihat peluang untuk melakukan leverage asset yang dimiliki dalam hal customer base dan infrastruktur teknologinya.

"Bagaimana kami bisa leverage asset yang dimiliki dalam konteks customer base, aset infrastruktur, dan lain-lain. Sehingga kami mendapatkan sinergi kolaborasi operasional yang bisa memberikan value berkesinambungan. Baik dari segi loyalitas customer, maupun tambahan value added terhadap revenue," ujarnya. 

Sementara Direktur Bisnis Digital Telkom Fajrin Rasyid menambahkan, perseroan selalu terbuka terhadap setiap kemungkinan kolaborasi dengan berbagai perusahaan digital di Indonesia.

Dia pun menyatakan, pihaknya siap berinvestasi di perusahaan digital lewat perusahaan permodalan startup atau venture capital milik Telkom, yaitu MDI Ventures yang baru saja mendapatkan pendanaan senilai US$500 juta.

"Karena kami percaya inovasi datang dari mana saja. Terkait rencana Telkom group untuk berinvestasi di startup, kami terbuka untuk berinvestasi di semua startup melalui MDI Ventures yang  baru-baru ini memperoleh pendanaan sebesar US$500 juta," ucapnya.

MDI Ventures dibentuk pada 2015 yang beroperasi penuh pada 2016. MDI adalah inisiatif modal ventura oleh Telkom, yang menyediakan modal tahap awal (seed capital) hingga modal untuk pertumbuhan (growth capital) bagi perusahaan-perusahaan startup skala kecil dan menengah di Asia Tenggara maupun Global. 

Sponsored

MDI telah berinvestasi di 43 startup dari 12 negara. Beberapa waktu lalu, MDI telah mengumumkan penyaluran dana investasi baru sebesar US$500 juta untuk mendukung pengembangan startup dan mengembangkan kapabilitas digital perusahaan.

Pandemi telah memberikan ruang bagi Telkom dalam melakukan akselerasi digital. Dengan menghadirkan solusi melalui beragam layanan digital yang didukung oleh digital connectivity dan digital platform yang kuat.

Untuk itu, Telkom secara berkelanjutan terus melakukan pembangunan infrastruktur yang dianggarkan dari belanja modal perusahaan (capital expenditure), yang akan dimanfaatkan untuk penguatan seluruh lini bisnis baik mobile related business, fixed broadband, dan bisnis lainnya.

"Adanya pandemi mengharuskan Telkom untuk melakukan tiga hal, yaitu mempercepat proses transformasi, meminimalisasi dampak pandemi terhadap bisnis serta mengakselerasi bisnis platform dan layanan digital, sehingga ke depannya Telkom tetap dapat bertahan dengan memberikan kinerja yang semakin sehat dan profitable,” tambah Heri.

Berita Lainnya