sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

TLKM raih spectrum untuk frekuensi 2,3 Ghz, bagaimana prospek sahamnya?

Pada tahap awal, spectrum 2,3GHz akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas layanan.

Satriani Ariwulan
Satriani Ariwulan Selasa, 24 Okt 2017 15:21 WIB
TLKM raih spectrum untuk frekuensi 2,3 Ghz, bagaimana prospek sahamnya?

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) memenangkan lelang spectrum untuk frekuensi 2,3 Ghz selebar 30 MHz dengan nilai Rp1,01 triliun.

Investor Relation TLKM, Andi Setiawan mengatakan tambahan spectrum ini diharapkan akan memberikan efesiensi dalam modal kerja dan biaya operasi serta memberikan peluang bisnis yang lebih besar di masa mendatang.

“Pada tahap awal, spectrum 2,3GHz ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas layanan terutama di kota-kota besar,” tulis Andi dalam keterbukaan informasi perseroan, Selasa (24/10).

Dengan tambahan spektrum tersebut, maka komposisi alokasi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi; frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 30 Mhz, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 Mhz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, frekuensi 900 MHz dengan lebar pita 7,5 Mhz dan frekuensi 800 MHz dengan lebar pita 7,5 MHz.

Sponsored

Saham TLKM tercatat naik dan diperdagangkan di level Rp 4.240 per saham pada perdagangan hari ini dibandingkan posisi awal Januari 2017 yang berkisar Rp 4.000 per saham. Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih mengatakan saham TLKM mendekati level buy back di Rp 4.400-Rp 4.250 per saham. Dia meramal harga TLKM akan tertahan dan konsolidasi di sekitar Rp 4.240-Rp 4.400 per saham sebelum memulai arah trend baru yang masih naik jangka panjang.

"Namun jika terjadi penurunan di bawah Rp 4.250 per saham, maka menunjukkan adanya perubahan fundamental yang harus dikaji untuk menentukan pola berikutnya," tutur dia.