sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tol Japek resmi beroperasi, Jokowi pastikan kemacetan turun 30%

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated.

Laila Ramdhini Annisa Rahmawati
Laila Ramdhini | Annisa Rahmawati Kamis, 12 Des 2019 15:05 WIB
Tol Japek resmi beroperasi, Jokowi pastikan kemacetan turun 30%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 113134
Dirawat 37598
Meninggal 5302
Sembuh 70237

Presiden Joko Widodo meresmikan operasional jalan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated. Pada peresmian ini, Jokowi memastikan beroperasinya jalan tol ini bisa mengurangi kemacetan hingga 30%.

“Kami harapkan kemacetan di jalur ini bisa berkurang 30% dan bisa mengirit BBM,” kata Jokowi di Bekasi, Kamis (12/12).

Jokowi menyatakan bersyukur pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated sudah rampung dan segera bisa dimanfaatkan. Ia mengaku selama ini banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat yang terjebak macet parah di wilayah tersebut.

“Banyak keluhan-keluhan yang masuk kepada saya. Kalau sudah lewat yang namanya Cikampek-Jakarta atau sebaliknya, macetnya bisa berjam-jam dan kita harapkan dengan selesainya Japek Elevated ini persoalan itu sudah tidak kita dengar lagi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto menyarankan tol layang Japek Elevated digunakan untuk menempuh perjalanan jarak jauh.

"Iya sebaiknya, jadi langsung keluar di simpang Cikunir, Bandung, Cipali, karena di sini ada wilayah untuk daerah industri dan sebagainya," ujar Sugiyartanto.

Dia mengatakan bahwa tol layang ini kurang pas jika digunakan untuk menempuh perjalanan jarak pendek.

Tol layang Jakarta-Cikampek memiliki panjang 38 kilometer (km) dan didesain untuk kecepatan maksimal 80 km per jam. Tol ini memiliki lebar lajur 3,5 meter dan jumlah lajur 2x2. Titik awal tol layang itu dimulai di daerah Cikunir dan berakhir di Karawang Barat.

Sponsored

Pembangunan tol layang Japek ini, menurut Dirjen Bina Marga tersebut, menambah lajur jalan tol di area ruas Tol Cikampek menjadi 2x6.

"Saat pembangunan kan terasa sekali karena ada beberapa lajur yang berkurang, sekarang accessingnya sudah direposisi menjadi 2x4 ditambah yang di atas 2x2, jadi 2x6 ini sepanjang tol 48 kilometer," kata Sugiyartanto.

Pengerjaan konstruksi proyek tol layang Jakarta-Cikampek berlangsung selama 34 bulan dengan nilai investasi Rp16,23 triliun.

Dengan adanya penambahan tol layang Jakarta-Cikampek, akan sangat membantu mengurangi kemacetan yang akan memangkas pula waktu tempuh Jakarta-Bandung dan sekitarnya, serta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. (Ant)

 

Berita Lainnya