logo alinea.id logo alinea.id

Tutup sejumlah gerai, laba bersih HERO merosot 2,5%

PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) menutup enam gerai Giant pada Juni 2019.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 01 Agst 2019 18:05 WIB
Tutup sejumlah gerai, laba bersih HERO merosot 2,5%

PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) mencatatkan penurunan pendapatan sebesar 2,5% menjadi Rp6,6 triliun pada semester I-2019, dari Rp6,8 triliun pada paruh pertama 2018.

Emiten yang menutup enam gerai Giant mereka pada Juni 2019 ini juga mencatatkan penurunan keuntungan sebesar Rp26 miliar pada paruh pertama tahun ini. Tercatat pada semester I-2019, HERO hanya membukukan laba bersih sebesar Rp7,9 miliar, merosot 334,12% dari keuntungan semester I-2018 sebesar Rp34,296 miliar.

Presiden Direktur HERO Patrik Lindvall dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan penurunan total penjualan pada semester pertama ini disebabkan oleh perbaikan yang dilakukan perseroan untuk mengoptimalkan toko di bisnis makanan.

"Meskipun total penjualan sedikit lebih rendah, perseroan mulai mendapatkan manfaat dari tren pertumbuhan penjualan like-for-like di bisnis makanan. Hal ini menunjukkan tanda-tanda kemajuan yang positif pada tahap awal program transformasi multi-tahun perseroan," ujar Patrik dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Kamis (1/8).

Patrik pun menyebut transformasi perseroan masih berjalan pada tahap awal dan hasilnya cukup menjanjikan.

Sementara itu, HERO mencapai pertumbuhan penjualan dua digit di bisnis IKEA dan Guardian. IKEA, kata Patrik, terus memberikan kinerja yang baik dan pertumbuhan penjualannya juga didorong oleh kontribusi pertumbuhan yang diraih bisnis e-commerce. 

"Selain membangun dua gerai IKEA baru di Jakarta Garden City dan Kota Parahyangan di Bandung yang rencananya akan dibuka 2020, perencanaan juga sedang dilakukan untuk mengubah Giant hypermarket menjadi toko IKEA di Sentul," tutur Patrik.

Untuk Guardian, lanjut Patrik, telah berhasil mempertahankan posisi harga pasar yang kuat serta melakukan serangkaian renovasi toko yang sukses. 

Sponsored

Penekanan Guardian yang lebih besar pada kategori kecantikan dan penambahan produk-produk bersertifikat halal, disambut baik oleh pelanggan dan menghasilkan meningkatkan penjualan.

"Guardian terus memperbaiki penawarannya untuk memenuhi permintaan pelanggan dan hal ini memberikan hasil yang baik. Guardian membuka 22 toko baru di semester pertama, sehingga jumlah total tokonya menjadi 280," tutur Patrik.

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham Hero Supermarket tercatat terkoreksi 10,5% dari harga pembukaan sebesar Rp840 per lembar saham menjadi Rp760 per lembar saham. Hero Supermarket memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp3,180 triliun.