sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

8 juta pemasaran UMKM beralih ke digital

Beralihnya UMKM ke ekosistem digital menguntungkan secara finansial.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 20 Mei 2020 13:15 WIB
8 juta pemasaran UMKM beralih ke digital
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28818
Dirawat 18205
Meninggal 1721
Sembuh 8892

Pandemi Covid-19 memaksa ruang gerak masyarakat semakin terbatas, pun aktivitas ekonomi juga tidak leluasa. Sebagian perdagangan tutup tetapi ada juga yang masih beroperasi secara online atau digital. 

Usaha kecil mikro menengah (UMKM) yang semula mengandalkan kegiatan offline dalam perdagangannya mulai beralih pada aktivitas digital. Sehingga banyak tranformasi yang dilakukan UMKM dari offline ke online

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyebut, jumlah UMKM yang melakukan pergeseran pemasaran dari offline ke online baru mencapai 13% atau baru 8 juta UMKM. Ini terjadi karena kondisi pandemi Covid-19, sehingga perilaku konsumen berubah. 

"Saat ini baru 13% UMKM kita yang terhubung ke ekosistem digital atau sekitar 8 juta. Dan terbukti, mereka yang tumbuh pesat saat Covid-19 ini," kata Teten, Rabu (20/5).

Sponsored

Teten melanjutkan dengan beralihnya ke ekosistem digital maka keuntungan finansial dari penjualan online akan lebih tinggi dibandingkan dengan retail. Bahkan UMKM yang tadinya tidak memiliki toko, bisa memiliki toko online di marketplace.

"Marketplace bukan hanya berjualan lingkungan sekitar tapi secara nasional, bahkan bisa juga datang pembeli dari luar," ujarnya.

Atas kondisi ini, transformasi UMKM menuju ekosistem digital ke depan akan menjadi prioritas, terutama untuk penyediaan infrastruktur.
 

Berita Lainnya