sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Unilever bukukan penjualan bersih Rp32,4 triliun

Tren positif tidak berlaku untuk Unilever Food Solutions (UFS), unit business to business (B2B) perusahaan yang melayani hotel dan resto.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 23 Okt 2020 07:13 WIB
Unilever bukukan penjualan bersih Rp32,4 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

PT Unilever Indonesia Tbk berhasil mencatat penjualan bersih sebesar Rp32,4 triliun atau tumbuh 0,3% pada tahun berjalan September 2020 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

"Pertumbuhan penjualan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik sebesar 0,8%," kata Presiden Direktur Unilever, Hemant Bakshi, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10).

Di tengah pandemi coronavirus baru (Covid-19), sebutnya, perseroan tetap menunjukkan kemampuannya untuk terus berkembang sekalipun pasar terkontraksi dan tantangan semakin berat.

"Perseroan mencatat peningkatan positif pada penjualan ritel domestik (tanpa UFS) sebesar 1,7% pada tahun berjalan September 2020," ujarnya.

Pertumbuhan ini disebut didorong peningkatan penjualan produk kesehatan dan kebersihan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat atas pentingnya kesehatan selama pandemi. 

Sementara itu, Unilever Food Solutions (UFS), yang merupakan unit business to business (B2B) perusahaan yang melayani hotel dan restoran, masih mengalami penurunan meskipun ada tanda-tanda perbaikan karena mulai dilakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bertahap di berbagai daerah.

Selain itu, perseroan juga berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp5,4 triliun pada September 2020. Hasil ini, katanya, dicapai melalui upaya optimalisasi dalam beberapa aspek, di antaranya menjawab kebutuhan konsumen melalui inovasi dan pengetatan biaya operasional.

Hermant menyampaikan, fokus perseroan tetap pada tiga hal, yaitu memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan, menjawab kebutuhan konsumen dan pelanggan, serta berkontribusi kepada masyarakat Indonesia. 

Sponsored

"Meskipun sulit untuk memprediksi berapa lama pandemi ini akan berlangsung, prioritas kami tetap sama dan konsisten, yaitu membangun bisnis yang mampu bersaing di masa sulit seperti ini," tuturnya.

Di sisi lain, dia menerangkan, perseroan meluncurkan berbagai inovasi yang relevan dalam menjawab kebutuhan konsumen saat pagebluk di kuartal III 2020. Rinso Laundry Disinfektan, Vixal Bleach Disinfektan, dan Molto Fabric Spray, misalnya. 

Pada kategori es krim, dilakukan inovasi untuk konsumsi di rumah seperti Walls Unicornetto Mini Pack. Pun mempersiapkan pilihan produk yang menyesuaikan dengan daya beli dalam masa pandemi ini, macam sabun mandi cair Lifebuoy kemasan Rp5.000 (harga jual yang disarankan).

“Kami yakin, bahwa dengan memperkuat daya saing di lintas kategori dan channel, kami berada di jalur yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan di saat ini dan masa mendatang,” ucapnya.

Berita Lainnya