logo alinea.id logo alinea.id

Upah harian buruh pada September naik 0,30%

Kenaikan ini diakibatkan karena pada September lalu, di pedesaan mengalami deflasi 0,18%

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 15 Okt 2018 15:01 WIB
Upah harian buruh pada September naik 0,30%

Upah nominal harian buruh nasional pada September 2018 naik menjadi Rp52.665 per hari atau sebesar 0,30%

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti menjelaskan, upah nominal harian buruh tani nasional naik dibandingkan dengan Agustus 2018 yakni dari Rp52.505 menjadi Rp52.665 pada September 2018.

Selain itu, upah riil pun mengalami kenaikan sebesar 0,90% dibanding upah Agustus 2018 yaitu sebesar Rp37.863 menjadi Rp38.205 per hari.

"Kenaikan ini diakibatkan karena pada September lalu, di pedesaan mengalami deflasi 0,18%," jelas Yunita di kantor BPS, Jakarta, Senin (15/10).

Kemudian lanjutnya, perkembangan upah nominal buruh bangunan pun mengalami kenaikan sebesar 0,29%, yaitu dari Rp86.397 di bulan sebelumnya menjadi Rp86.648 pada September 2018. Selain upah nominal, upah riil pun naik sebesar 0,47%.

"Mengapa demikian? Karena di perkotaan pada September lalu mengalami deflasi 0,18%" lanjutnya.

Upah riil sebesar Rp64.442 pada Agustus 2018 naik menjadi Rp64.744 per harinya di September 2018.

Sementara upah nominal buruh potong rambut turut mengalami kenaikan 0,10% menjadi Rp27.026 per harinya dengan upah riil Rp20.194 per harinya atau naik 0,28%.

Sponsored

Kenaikan upah juga terjadi pada pembantu rumah tangga dengan rata-rata upah nominal Rp399.809 atau naik 0,42% pada September 2018. Sedangkan upah riil naik sebesar 0,60% menjadi Rp298.744