sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Utang pemerintah per Agustus capai Rp4.363 triliun

Posisi tersebut setara 30,31% dari Produk Domestik Bruto (PDB)

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Jumat, 21 Sep 2018 23:11 WIB
Utang pemerintah per Agustus capai Rp4.363 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Kementerian Keuangan mencatatakan posisi utang pemerintah hingga 31 Agustus 2018 sebesar Rp4.363 triliun. Angka tersebut meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp4.253 triliun. 

Direktur Jenderal Pengelolan Pembiayan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman berujar, posisi tersebut setara 30,31% dari Produk Domestik Bruto (PDB), masih dalam batas yang ditetapkan pemerintah, 60% dari PDB. 

Utang berasal dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp6,25 triliun dan dari luar negeri sebesar Rp815,05 triliun. 

Kemudian dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3.541,5 triliun. Penerbitan SBN di 2018 telah mencapai 81,18% dari target. 

"Penerbitan SBN dominasi rupiah mencapai Rp2.499,4 triliun. Terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp2.089,5 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara sebesar Rp409,8 triliun," jelas Luky dalam konferensi pers #APBNKita di Kementerian Keuangan, Jumat (21/9). 

Sementara SBN dominasi valas mencapai Rp1.042,4 triliun. Terdiri dari penjualan valas SUN sebesar Rp814,4 triliun dan valas SBSN sebesar Rp228 triliun. 

Realisasi pembiayaan utang hingga 31 Agustus 2018 mencapai Rp274,3 triliun. Menurun dibandingkan pembiayaan utang dari periode yang sama 2017 sebesar Rp347,6 triliun.

Pembiayaan tersebut terdiri dari SBN sebesar Rp270,5 triliun. Kemudian pinjaman dalam negeri sebesar Rp48 miliar dan pinjaman luar negeri sebesar Rp3,3 triliun. 

Sponsored

Realisasi pembiayaan utang menunjukkan pemenuhan kewajiban pemerintah dalan membayar cicilan pokok ataupun bunga utang. 

"Pemerintah terus memantau pergerakkan nilai tukar Rupiah dan mengantisiapasi dengan menganggarkan pembayaran kewajiban dalam jumlah cukup untuk terhindar dari gagal bayar atau default," jelasnya. 
 

Berita Lainnya