sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Erick Thohir berharap utang yang BUMN tagih ke pemerintah dicairkan

BUMN tetap mendukung pemerintah dengan patuh membayar pajak selama pandemi Covid-19.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 15 Jul 2020 15:43 WIB
Erick Thohir berharap utang yang BUMN tagih ke pemerintah dicairkan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 266845
Dirawat 60431
Meninggal 10218
Sembuh 196196

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, BUMN tetap mendukung pemerintah untuk patuh membayar pajak selama pandemi Covid-19. Selama triwulan I-2020, BUMN telah membayar pajak dengan total Rp55,51 triliun.

"Meski Covid-19, kami tetap ingin menjaga arus kas pemerintah. Karena itu pajak-pajak ini tetap kami bayar tepat waktu," ujar Erick di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (15/7).

Erick melanjutkan, BUMN tetap menyetor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada kuartal I-2020 sebesar Rp31,43 triliun. Setoran PNBP ini juga sebagai komitmen BUMN menjaga arus kas pemerintah.

Sebagai catatan, pada 2019 total pajak yang disetorkan BUMN ke pemerintah adalah sebesar Rp283 triliun dengan PNBP sejumlah Rp136 triliun.

"Tentu maksud dan tujuan kami menyampaikan hal di atas ini, proses yang kami lakukan dengan pemerintah adalah proses yang memberikan solusi bersama," kata dia.

Dengan pembayaran pajak dan PNBP tersebut, dirinya berharap utang yang BUMN tagih ke pemerintah bisa dicairkan, Sebab, pembayaran tersebut sangat diperlukan agar BUMN bisa menjaga fungsinya memberikan layanan publik.

"Tentu dengan segala kerendahan hati, utang yang kami tagih ke pemerintah ini sangat amat diperlukan agar kami bisa menjaga fungsi layanan publik itu," kata Erick. 

Untuk diketahui, total permintaan pencairan utang pemerintah ke tujuh BUMN sekitar Rp113,48 triliun.

Sponsored
Berita Lainnya
×
img