sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

THR PNS cair pada Jumat pekan ini

THR cair untuk PNS, pensiunan, anggota TNI dan Polri.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 11 Mei 2020 11:59 WIB
THR PNS cair pada Jumat pekan ini
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 64958
Dirawat 31798
Meninggal 3241
Sembuh 29919

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan tunjangan hari raya (THR) PNS, anggota TNI, dan Polri, serta pensiunan. Total THR yang akan dicairkan sebesar Rp 29,38 triliun, rencananya THR akan masuk ke rekening masing-masing PNS pada pekan ini. 

Menkeu Sri Mulyani menjelaskan, kriteria PNS yang mendapatkan THR adalah untuk pejabat eselon III ke bawah. Ia memastikan THR akan dicairkan serentak paling lambat Jumat (15/5). 

Sri Mulyani merinci, total dana tersebut terdiri dari Rp 6,77 triliun untuk PNS pusat, TNI, dan Polri. Serta sebesar Rp 8,08 triliun untuk pensiunan, dan sekitar Rp 13,89 triliun untuk PNS di daerah.

Bendahara negara ini menuturkan, aturan turunan terkait pencairan THR sudah dirampungkan baik di Peraturan Presiden (PP) maupun Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 

"THR PP sudah ditandatangani presiden. PMK sudah keluar. Kami sedang siapkan satker (satuan kerja) untuk eksekusi," ujarnya.

Sebagai informasi, dalam aturan tersebut THR sendiri hanya akan diberikan kepada seluruh pelaksana PNS, TNI, Polri, Hakim Agung, dan Hakim yang jabatannya setara dengan pejabat di bawah eselon III, IV dan seterusnya. 

Sedangkan untuk pejabat eselon I dan II, dan yang setara dengannya, serta pejabat negara tidak mendapatkan THR pada tahun ini.

Sebelumnya pada April lalu, Kemenkeu memastikan PNS dengan jabatan fungsional di atas eselon III tidak akan memperoleh THR 2020. Demikian pula dengan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), para menteri, wakil presiden, hingga presiden.

Sponsored

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan pemotongan THR pejabat negara tersebut, pemerintah menghemat anggaran Rp5,5 triliun. Dana tersebut nantinya akan dikembalikan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) untuk kemudian disalurkan untuk penanggulangan Covid-19 di bidang kesehatan.

Berita Lainnya