logo alinea.id logo alinea.id

Waskita Karya ekspansi ke Manila hingga Makkah

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menyiapkan belanja modal Rp29 triliun tahun ini.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Kamis, 04 Jul 2019 19:40 WIB
Waskita Karya ekspansi ke Manila hingga Makkah

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) akan melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri. Director of Finance and Strategy Waskita Karya Haris Gunawan mengatakan ekspansi ini merupakan pembuktian bahwa perseroan mampu mengerjakan berbagai proyek skala global.

Eskpansi Waskita ke luar negeri juga sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi dan Menteri BUMN agar perusahaan BUMN harus berani keluar kandang dan menjadi pelopor untuk ekspansi bisnis ke luar negeri. Untuk membuka pasar, membuka jaringan, sehingga bisa berkiprah di pasar global.

“Langkah ekspansi ini juga diharapkan akan meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus sebagai upaya go international,” kata Haris di Jakarta, Kamis (4/7).

Untuk melakukan ekspansi ke luar negeri, emiten dengan kode WSKT ini akan mengambil dana dari belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini yang dianggarkan sebesar Rp29 triliun.

Haris mengungkapkan pihaknya sudah menawarkan proyek infrastruktur di Manila, dan proyek pembangunan hotel di Makkah. Meski belum bisa dipastikan waktunya, Haris tetap menargetkan kedua proyek tersebut akan dilaksanakan tahun ini juga.

Selain proyek infrastruktur dan pembangunan hotel, perusahaan pelat merah dengan kode emiten WSKT ini juga membidik pasar konstruksi internasional.

Untuk proyek konstruksi, Waskita Karya sudah bekerja sama dengan Hyundai Engineering & construction Co. (HDEC), terkait peningkatan kemampuan teknis dan komersialnya. Sekaligus mempromosikan peluang bisnis di pasar konstruksi internasional, khususnya di Indonesia.

Director of Business Development & Quality, Safety, Health & Environment Waskita Karya Fery Hendriyanto mengatakan, melalui penandatanganan nota kesepakatan, pihaknya bersama HDEC akan menjadi mitra bisnis strategis global jangka panjang.

Sponsored

’’Penandatanganan nota kesepakatan dimaksud untuk mengembangkan peluang bisnis sebagai mitra strategis global dalam kerja sama,’’ kata Fery.

Dia juga menuturkan kedua perusahaan akan saling memperkenalkan proyek-proyek konstruksi terkait EPC. Kemudian juga peluang investasi yang ada di Asia termasuk terutama Indonesia, serta di tempat lain sebagaimana disepakati oleh kedua perusahaan. (Ant)