sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

ART janji sampaikan langsung aduan masyarakat Sulteng ke Kapolri dan Jaksa Agung

Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri dan Jaksa Agung

Adrian Alexander
Adrian Alexander Jumat, 10 Jan 2020 15:54 WIB
ART janji sampaikan langsung aduan masyarakat Sulteng ke Kapolri dan Jaksa Agung

Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri dan Jaksa Agung, beberapa waktu yang akan datang.

Melalui moment tersebut, Anggota Komite I DPD RI, Abdul Rachman Thaha (ART) bakal menyampaikan secara langsung keluhan dan aduan masyarakat di dapilnya yakni Sulawesi Tengah (Sulteng) saat penjaringan aspirasi atau reses di dapilnya, kepada Kapolri dan Jaksa Agung.

"Saya sendiri telah melakukan rangkaian berbagai reses ke beberapa daerah pemilihan saya,  begitu banyak aspirasi masyarakat yang dititipkan untuk ditindaklanjuti nantinya," ujar ART kemarin.

ART pun menyebutkan beberapa persoalan yang menjadi aduan masyarakat Sulteng tersebut, seperti persoalan pendidikan, kesehatan, dana pasca bencana masyarakat. Kemudian juga ada dibidang hukum dan masalahkesehahteraan para pendidik agama yang ada di daerah-daerah pelosok Sulteng. 

BACA JUGA

    Namun menurut Senator Dapil Sulteng tersebut, masalah yang paling menonjol dan banyak diadukan oleh masyarakat adalah masalah korupsi dan narkoba yang mestinya menjadi prioritas aparat penegak hukum.

    "Tapi yang paling menonjol persoalan yang ada di daerah ini adalah persoalan narkoba dan korupsi yang belum di tindaklanjuti serius oleh aparat," kata dia.

    ART juga mengaku mendapatkan kenyataan di lapangan bahwa ada orang yang dianggap tak tersentuh hukum, bahkan bisa mempermainkan hukum. 

    "Dan bahkan ada juga warga sampai saat ini sedang mencari keadilan dan meminta kepastian hukum dalam proses hukum yang dialaminya," katanya.

    Sponsored

    Untuk itu, Ia menegaskan, pada awal tahun depan pihaknya telah mengagendakan RDP dengan Kapolri dan Jaksa Agung, agar masalah seperti yang diterangngkan di atas bisa diselesaikan, dan masyarakat di daerah mendapat kepastian hukum dan merasakan kehadiran negara dalam setiap persoalan yang menimpa mereka.

    "Insha Allah bulan januari nantinya kami akan mengundang Kapolri dan Jaksa Agung, untuk rapat dengar pendapat dengan kedua institusi tersebut sehingga semua permasalahan hukum yang ada di daerah bisa di selesaikan dengan cara profesional dan proporsional menempatkan masalah hukum itu sendiri," jelas ART.

    "Tidak boleh ada tebang pilih dalam masalah hukum karena kita semua sama di mata hukum. Jika ada terjadi sesuatu hukum yang tidak menempatkan masalah hukum itu secara proporsional, itu adalah oknum yang bermain bukan institusi, oknum-oknum inilah yang mau diberantas, jangan karena kewenangan dia mau seenaknya saja perlakukan orang," pungkasnya.

    Kapolri Kapolri
    Alika Naila Putri
    Alika Naila Putri