sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gubernur Anies tekankan protokol kesehatan dalam penyelamatan masyarakat

Menghadapi musim hujan saat ini, Gubernur Anies menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam upaya penyelamatan masyarakat.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 04 Nov 2020 16:02 WIB
Gubernur Anies tekankan protokol kesehatan dalam penyelamatan masyarakat

Menghadapi musim hujan saat ini, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan oleh seluruh aparat dan relawan dalam upaya penyelamatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Karena kita dalam suasana pandemi COVID-19, maka perhatikan seluruh protokol kesehatan dalam semua kegiatan kita. Berikan contoh kepada saudara-saudara sebangsa bahwa di Ibu Kota, kita melakukan ikhtiar penyelamatan dengan memperhatikan seluruh protokol kesehatan," ujar Anies dalam siaran pers yang diterima Alinea.id, Rabu (4/11).

Anies mengatakan, bahkan perahu-perahu yang disiapkan telah diberi tanda untuk membedakan perahu bagi masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri, yang terpapar maupun yang tidak terpapar Covid-19. Selain itu, apabila harus mengungsi maka kapasitas tempat mengungsi tersebut harus ditingkatkan dan tertib untuk menjaga jarak.

Anies menjelaskan, tantangan musim hujan di Jakarta bukan hanya di tengah pandemi COVID-19 yang masih terjadi, tetapi juga akibat fenomena La Niña yang mengakibatkan curah hujan di Indonesia akan meningkat signifikan.

BACA JUGA

    Untuk itu, Anies meminta agar seluruh petugas, jajaran, dan relawan dapat menghadapi musim hujan dengan siaga, tanggap, dan galang. Menurutnya, siaga adalah menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menghadapi semua kemungkinan.

    "Tanggap bermakna selalu memantau dengan dekat perkembangan cuaca khususnya hujan sehingga dapat merespon dengan cepat apapun kondisinya," kata Anies.

    Sedangkan galang merupakan manifestasi dari kegotongroyongan bangsa dalam menghadapi bencana dengan menghimpun seluruh kekuatan dan saling memanggul bersama amanat yang diembankan. 

    Lebih lanjut, Anies menjelaskan, dua indikator utama dalam keberhasilan menghadapi dampak musim hujan yang ekstrem adalah memastikan seluruh masyarakat selamat (tidak ada korban) dan genangan dapat surut dalam waktu kurang dari 6 jam setelah hujan reda. Kedua indikator tersebut harus mampu dicapai dan menjadi target bersama seluruh pihak dalam kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan ini.

    Sponsored

    ""Insya Allah semua yang bertugas diberikan kesehatan dan keselamatan. Berangkat sehat, pulang sehat, seluruh masyarakat sehat. Kepada Allah SWT, kita meminta dan memohon pertolongan," ucapnya.

    Dalam menghadapi musim hujan tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah mengerahkan 955 personel dan beberapa peralatan seperti tenda pengungsian, tenda dapur umum, tenda kesehatan, perahu, dan sebagainya.

    DKI Jakarta DKI Jakarta
    Covid-19 Covid-19
    Eka Setiyaningsih
    Eka Setiyaningsih