sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Belum terdeteksi, Pemkab Kukar imbau warga waspada hepatitis akut

Martina menjelaskan pihaknya meningkatkan upaya pencarian kasus dan terus berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan di Kukar.

Nadya Angelica Mutiara Amanda
Nadya Angelica Mutiara Amanda Selasa, 10 Mei 2022 16:29 WIB
Belum terdeteksi, Pemkab Kukar imbau warga waspada hepatitis akut

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar), Martina Yulianti, menyatakan belum ada kasus hepatitis akut yang terdeteksi di wilayahnya. Meskipun begitu, ia mengimbau masyarakat selalu waspada dengan meningkatkan gaya hidup bersih dan sehat.

"Belum ada kasusnya di Kukar," ujarnya dilansir dari instagram @prokomkukar, Selasa (10/5).

Martina menjelaskan pihaknya meningkatkan upaya pencarian kasus dan terus berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan di Kukar. Menurutnya, dengan keterlibatan banyak pihak diharapkan dapat mengantisipasi munculnya kasus hepatitis akut.

"Selalu mencuci tangan dengan sabun setiap akan menjamah makanan, atau pun setelah memegang sesuatu yang kotor termasuk tidak membuang popok anak sembarangan karena sebagaimana umum nya hepatitis akut yang menular dengan cepat menimbulkan gagal hati, penularannya bisa terjadi secara fecal-oral (mulut)," terangnya.

Nantinya, Lanjut Martina, pihak Dinkes akan berkoordinasi dnegan dengan para ahli, mulai dari dokter anak juga dokter penyakit dalam untuk mempelajari penyakit ini. Setelah itu, para tenaga kesehatan akan diedukasi untuk mengenali gejala-gejala Hepatitis akut yang kini dianggap sebagai penyakit yang baru (new emerging disease).

“Teman-teman di Puskesmas merupakan ujung tombak untuk mengenali gejala hepatitis akut atau penyakit baru yang belum diketahui penyebabnya,” imbuhnya.

Martina memaparkan gejala yang muncul dari penyakit ini, yakni kuning pada mata, kuning pada bagian putih mata, kuning pada kulit, kuning pada kuku, urin berwarna coklat pekat seperti teh.  Bila Hepatitis akut ini sudah memberat, maka penanganannya bisa sampai proses transplantasi hati seperti kasus yang ada di luar negeri.

“Cuma ini penyebabnya apa, karena Hepatitis itu penyebabnya banyak, ada infeksi ada yang non infeksi," pungkasnya.

Sponsored
Berita Lainnya