sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kolombia beri izin tinggal bagi 442.462 pendatang Venezuela

Kolombia kini menanggung beban besar gelombang migrasi dari Venezuela, sebuah negara yang tengah didera krisis ekonomi.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 03 Agst 2018 09:10 WIB
Kolombia beri izin tinggal bagi 442.462 pendatang Venezuela
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2273
Dirawat 1911
Meninggal 198
Sembuh 164

Kolombia pada Kamis (2/8) memberikan izin tinggal selama dua tahun bagi sekitar 440.000 pendatang dari Venezuela, yang mengungsi karena krisis ekonomi, sehingga mereka bisa mendapatkan layanan sosial.

Izin tinggal yang ditandatangani langsung oleh Presiden Juan Manuel Santos itu diberikan kepada 442.462 warga Venezuela di Kolombia yang datang tanpa visa, paspor berstempel, ataupun dokumen lain sepanjang dua bulan terakhir.

Kolombia kini menanggung beban besar gelombang migrasi dari Venezuela, sebuah negara yang telah mengalami inflasi besar, kelangkaan bahan pangan dan makanan, serta lonjakan tingkat kriminalitas. Situasi itu memaksa banyak warga meninggakan rumah mereka dan mengungsi ke negara lain.

Banyak pihak berbeda pendapat terkait berapa banyak warga Venezuela yang mengungsi dari negara itu selama masa kekuasaan mantan Presiden Hugo Chavez dan Presiden Nicolas Maduro. Kelompok oposisi dan sebagian akademisi memperkirakan ada empat juta orang.

Namun pemerintahan Maduro menganggap angka tersebut berlebihan.

Maduro mengatakan bahwa negaranya adalah korban dari "perang ekonomi" oleh kelompok oposisi yang mendapat bantuan dari Amerika Serikat. Namun para pengamat berpendapat krisis ekonomi yang mereka alami disebabkan oleh kebijakan mata uang pemerintah dan turunnya produksi ekonomi.

Sementara itu, Kolombia meminta para pengungsi dari Venezuela untuk mendaftarkan diri ke dalam survei jika tidak mempunyai visa turis ataupun pekerja, tidak memiliki kewarganegaraan ganda, ataupun tipe izin resmi lainnya.

Pendaftaran diri itu ditujukan agar mereka bisa mendapatkan layanan sosial.

Sponsored

Banyak migran dari Venezuela yang tiba di Kolombia tidak memiliki uang untuk memulai hidup baru.

Selain itu sekitar 250.000 warga Kolombia yang tinggal di Venezuela juga kembali ke negara mereka dalam beberapa waktu terakhir.

"Kami terus membantu warga Venezuela dan warga kami yang baru saja pulang. Ini adalah prestasi internasional dalam perkara migrasi," kata Santos.

Semua pengungsi Venezuela akan bisa mendapatkan layanan kesehatan dan berpartisipasi dalam sistem jaminan sosial, sementara para ibu yang tengah mengandung akan mendapatkan perawatan persalinan.

Di sisi lain, anak-anak pengungsi Venezuela akan bisa terdaftar di sekolah, sementara orang-orang dewasa akan dibantu mencari pekerjaan sebagaimana warga biasa.

Pemerintah Kolombia akan membelanjakan sekitar 20 juta peso atau sekitar Rp100 milyar untuk membayar rumah sakit yang merawat para migran, termasuk para ibu melahirkan, serta penderita kanker dan diabetes.

Santos, yang selesai masa jabatannya pada Selasa pekan depan, kembali mengkritik pemerintahan Maduro. Demikian pula tokoh yang akan menggantikannya, Ivan Duque.

 

Sumber: Antara

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Senin, 06 Apr 2020 06:02 WIB
Menagih janji keringanan cicilan utang

Menagih janji keringanan cicilan utang

Senin, 06 Apr 2020 05:43 WIB
Berita Lainnya