sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jet Israel menggempur Gaza

Jet-jet Israel menyerang sejumlah titik di Gaza pasca-serangan roket yang dilancarkan oleh kelompok militan Palestina.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 17 Okt 2018 13:49 WIB
Jet Israel menggempur Gaza
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 59394
Dirawat 29740
Meninggal 2987
Sembuh 26667

Jet-jet Israel menyerang sejumlah titik di Jalur Gaza pada Rabu (17/10) pagi waktu setempat setelah sebuah roket ditembakkan oleh kelompok militan Palestina menghantam sebuah rumah di kota Beersheba.

Seorang pejabat medis mengatakan kepada Radio Israel bahwa tiga orang dilarikan ke rumah sakit setelah roket menghantam sebuah rumah.

Warga di Jalur Gaza menyebutkan bahwa jet-jet Israel menargetkan delapan lokasi.

Sementara itu, militer Israel menuturkan bahwa roket lain telah diluncurkan dari Gaza, namun jatuh ke laut.

Pejabat kementerian kesehatan di Gaza mengatakan bahwa tiga orang terluka dalam serangan udara Israel terhadap kamp pelatihan bersenjata di Rafah. Tidak ada laporan cedera serius di Israel.

Ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Gaza telah memanas selama berbulan-bulan di tengah protes mingguan di perbatasan dan peluncuran balon serta layang-layang pembakar di pagar perbatasan.

Para pemimpin Israel telah memperingatkan bahwa mereka siap untuk meningkatkan aksi militer di Gaza untuk mengekang serangan dan protes. Israel dan Hamas, kelompok yang mengontrol Gaza, berperang tahun 2014.

Menurut Kementerian Kesehatan sekitar 200 warga Gaza dilaporkan tewas oleh pasukan Israel sejak protes di perbatasan dimulai pada 30 Maret.

Sponsored

Militer Israel mengklaim, pada Jumat (12/10) para demonstran melemparkan batu, alat peledak, bom dan granat. Tujuh orang Palestina tewas ketika pasukan Israel menembaki sekelompok orang yang menerobos pagar, ungkap para pejabat kesehatan Gaza.

Israel telah menarik kecaman internasional karena penggunaan kekuatan mematikan. Namun, Tel Aviv berkilah itu untuk melindungi perbatasan dan warga sipil.

Pasca-serangan terbaru, rekaman video dari Beersheba, sekitar 40 km dari Jalur Gaza, menunjukkan kerusakan luas pada rumah beton dan batu.

Foto-foto yang disiarkan di Channel 2 menunjukkan gumpalan asap hitam membubung dari berbagai lokasi di Jalur Gaza.

Seorang delegasi keamanan Mesir dilaporkan mengunjungi Jalur Gaza untuk mencoba menenangkan situasi.

Laporan Israel menyebutkan bahwa mereka telah menutup penyeberangan komersial dan pejalan kaki dari Jalur Gaza serta memangkas batas penangkapan ikan hingga tiga mil. Serangan ini juga telah mempersingkat kunjungannya ke AS, sementara sekolah-sekolah di Beersheba ditutup.

Israel menarik pasukan dan pemukimnya dari Gaza pada 2005 tetapi mempertahankan kontrol ketat atas perbatasan darat dan lautnya, dengan alasan masalah keamanan. Mesir juga membatasi pergerakan masuk dan keluar dari Gaza di perbatasannya. (Reuters)

Berita Lainnya