sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Korban coronavirus bertambah: 2.019 positif, 56 orang meninggal

Sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran virus di wilayah masing-masing.

Gema Trisna Yudha
Gema Trisna Yudha Minggu, 26 Jan 2020 13:05 WIB
Korban coronavirus bertambah: 2.019 positif, 56 orang meninggal
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 252923
Dirawat 58788
Meninggal 9837
Sembuh 184298

Jumlah korban terinfeksi coronavirus meningkat menjadi 2.000 orang. Sebanyak 56 orang di antaranya meninggal dunia, berasal dari China. 

Dari laman realtime data korban coronavirus di arcgis.com yang diakses redaksi Alinea.id pada Minggu (26/1) pukul 12.30 WIB, terdapat 2.019 orang yang terkonfirmasi terjangkit virus asal Wuhan, Hubei, China. 

China menduduki posisi teratas dengan jumlah pasien terjangkit sebanyak 1.979 orang. Sebanyak 1.502 orang di antaranya berasal dari Hubei.

Negara lain yang terkonfirmasi terkena serangan virus 2019-nCoV adalah Thailand dengan tujuh orang, Hongkong lima orang, serta Australia dan Malaysia empat orang.

Kemudian masing-masing tiga orang di Prancis, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan. Di Jepang, Macau, Amerika Serikat, Vietnam, masing-masing dua orang. Selain itu, ada satu orang yang dipastikan positif 2019-nCoV di Nepal. 

Sebaran infeksi coronavirus di seluruh dunia diambil dari laman pemantauan penyebaran realtime coronavirus di arcgis.com.

Di China, ada tiga orang dokter yang terkena serangan virus ini. Dua dokter asal Beijing, telah melakukan perjalanan ke Wuhan, sedangkan satunya lagi sempat duduk bersama dengan seorang pengidap dalam salah satu rapat di Wuhan.

Sejumlah negara meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penyebaran virus di wilayah masing-masing. Reuters, Minggu (26/1), melaporkan bahwa pemerintah Ameriksa Serikat hari ini telah mengatur pemulangan warga negara dan diplomatnya untuk kembali dari Wuhan.

Sponsored

Di Hong Kong, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengatakan pihaknya akan menghentikan jalur penerbangan dan kereta api dari Hong Kong ke Wuhan. Pemerintah setempat juga akan menutup sekolah, yang saat ini tengah libur Tahun Baru Imlek, hingga Februari mendatang.

Destinasi wisata Ocean Park dan Disneyland Hong Kong juga menutup layanan mulai hari, dengan alasan kesehatan dan keselamatan para tamu.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas kesehatan tentang situasi ini. Kami akan umumkan kembali tanggal pembukaan area Ocean Park berdasarkan waktu yang disarankan pemerintah," demikian pernyataan resmi Ocean Park. 

Mulai hari ini, Dinas Lalu Lintas Jalan Raya Kota Beijing juga menutup semua akses kendaraan penumpang dan barang antarprovinsi.

Salah satu perusahaan bus antarprovinsi dari Bandar Udara Internasional Daxing, Beijing, telah menghentikan layanan ke luar provinsi sejak Sabtu (25/1).

Sejak Jumat (25/1) petugas kesehatan dibantu aparat kepolisian mendatangi setiap rumah atau apartemen di Beijing untuk memastikan tidak ada warga dari Wuhan atau baru saja bepergian dari Wuhan.

Berita Lainnya
×
img