sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Lebih dari 2.500 orang hadiri pesta Tahun Baru ilegal di Prancis

Para peserta acara sempat bentrok dengan polisi setempat.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 02 Jan 2021 20:43 WIB
Lebih dari 2.500 orang hadiri pesta Tahun Baru ilegal di Prancis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Lebih dari 2.500 orang menghadiri pesta Tahun Baru 2021 yang digelar secara ilegal di Prancis. Acara itu berjalan di tengah pembatasan sosial ketat yang diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Acara yang diadakan di gudang di Lieuron dekat Rennes, Brittany, itu dimulai pada Kamis (31/12) dan masih berlangsung.

Polisi Prancis menyatakan sejumlah orang yang hadir berasal dari Inggris dan Spanyol.

Para peserta acara sempat bentrok dengan polisi setempat, membakar mobil, dan melemparkan benda-benda ke petugas yang berusaha menghentikan acara tersebut. Setidaknya tiga petugas terluka dalam insiden tersebut.

Sebuah pernyataan dari otoritas lokal mengatakan polisi telah mencoba untuk menghentikan acara tersebut tetapi menghadapi perlawanan sengit dari sebagian besar pengunjung pesta.

Salah satu pengunjung pesta, Jo, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sangat sedikit yang menerapkan pedoman jarak sosial di acara tersebut. Sejumlah orang bahkan disebut menyempatkan diri untuk tidur di mobil mereka sebelum kembali berpesta setelah sudah cukup istirahat.

Beberapa peserta mengatakan mereka berencana untuk berpesta hingga Minggu (3/1), sementara yang lain mengatakan berharap untuk tetap tinggal sampai Selasa (5/1).

Pada Jumat (1/1) malam, Menteri Dalam Negeri Prancis GĂ©rald Darmanin mengadakan pertemuan darurat untuk membahas pesta ilegal tersebut.

Sponsored

Dia mengatakan, semua pintu keluar kendaraan diblokir dan lebih dari 200 orang telah diberi peringatan lisan oleh polisi.

Prancis telah menerapkan pembatasan sosial ketat menjelang Tahun Baru, termasuk jam malam dari pukul 20:00 hingga 06:00.

Lebih dari 100.000 petugas polisi dikerahkan di seluruh negeri untuk membubarkan pesta dan menegakkan peraturan terkait jam malam.

Petugas diinstruksikan untuk membubarkan pesta ilegal mana pun segera setelah mereka dilaporkan, mendenda peserta, dan mengidentifikasi penyelenggara acara.

Prancis sejauh ini mencatat lebih dari 2,6 juta kasus infeksi Covid-19, termasuk 64.892 fatalitas. (BBC)

Berita Lainnya