sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

22 orang yang diculik kelompok bersenjata di Meksiko berhasil diselamatkan

Kelompok bersenjata itu juga menculik 16 orang Meksiko ketika mereka menggeledah hotel Soy y Luna di Matehuala.

Sita Aisha Ananda
Sita Aisha Ananda Rabu, 15 Sep 2021 12:36 WIB
22 orang yang diculik kelompok bersenjata di Meksiko berhasil diselamatkan

Pihak berwenang Meksiko pada Selasa (14/9), berhasil menyelamatkan 22 orang asing yang pada hari sebelumnya diculik ketika orang-orang bersenjata menyerbu sebuah hotel di negara bagain San Luis Potosi, jelas jaksa agung wilayah tersebut. Kebanyakan dari mereka adalah orang Kuba dan Haiti.

Selain 22 orang yang selamat, kelompok bersenjata itu juga menculik 16 orang Meksiko ketika mereka menggeledah hotel SolĀ y Luna di Matehuala, sekitar 195 km arah utara kota San Luis Potosi.

Jaksa Agung negara bagian itu, Arturo Garza, menjelaskan 16 orang Meksiko itu dibebaskan lebih awal, tetapi WNA yang diculik harus diselamatkan di daerah terpencil di jalan antara Matehuala dan ibu kota regional.

WNA tersebut akan dipindahkan ke kota San Luis Potosi untuk diberi makan dan bantuan medis. Garza tidak memberikan rincian mengenai proses penyelamatan atau korban terluka.

Selain warga Haiti dan Kuba, laporan menyebutkan beberapa warga Venezuela juga termasuk di antara mereka. Terdapat pula tiga anak di bawah umur dan seorang wanita hamil yang ikut diculik.

"Saya akan memberitahu lembaga migrasi agar mereka bisa terlibat karena kami tidak tahu status migrasi orang-orang ini," kata Garza.

Banyak imigran yang berharap bisa pergi ke Amerika Serikat tetapi mereka menghadapi beberapa bahaya di dalam perjalanan, seperti penculikan, pemerasan, pemerkosaan, dan bahkan ada laporan mengenai pembunuhan. Beberapa ada yang dipaksa bekerja untuk kartel narkoba yang memperebutkan rute perdagangan narkoba.

Sebelumnya pada Juni, sebuah kelompok hak asasi manusia melaporkan ada sekitar 3.300 imigran yang terdampar di Meksiko sejak Januari. Mereka terdampar karena kebijakan perbatasan AS dan mengakibatkan mereka diculik, diperkosa, diperdagangkan, atau diserang.

Sponsored

Laporan tersebut mendokumentasikan kasus-kasus imigran dan pencari suaka yang terjebak di Meksiko sejak Presiden AS Joe Biden menjabat. Jumlah kasus melonjak dalam beberapa pekan, dari 500 insiden yang dicatat pada April hingga 3.300 pada pertengahan Juni.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya