sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

7 pekerja medis Somalia tewas dibunuh kelompok bersenjata

Selain tujuh pekerja medis, satu warga sipil juga tewas.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 29 Mei 2020 11:02 WIB
7 pekerja medis Somalia tewas dibunuh kelompok bersenjata
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Tujuh pekerja medis dan satu warga sipil tewas di sebuah desa bagian utara ibu kota Somalia usai diculik kelompok berseragam militer pada Rabu (27/5). Demikian menurut direktur kelompok bantuan setempat pada Kamis (28/5).

"Kelompok bertopeng yang dilengkapi senjata menculik tujuh pekerja medis kami dan satu warga sipil dari pusat kesehatan yang dikelola Zamzam Foundation sekitar pukul 1 siang kemarin. Kami menerima jasad mereka hari ini," kata Omar Jamac, direktur yayasan kepada Reuters.

Peristiwa itu terjadi di Desa Galooley di pinggiran Distrik Balad, 30 km utara Mogadishu.

Belum diketahui pasti siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut, yang terjadi beberapa hari pascabentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok Al Shabaab terkait al-Qaida.

Sponsored

Selain untuk pelayanan kesehatan, Zamzam Foundation, yang dibentuk pada 1992, juga ikut memberikan edukasi, merawat anak yatim, dan menciptakan perdamaian.

Sejak 2008, Al-Shabaab berupaya untuk menjatuhkan pemerintah pusat Somalia dan mendirikan pemerintahannya sendiri berdasarkan penafsiran sendiri tentang hukum syariat Islam.

Somalia terpecah akibat konflik sejak 1991 ketika panglima perang berbasis klan menggulingkan diktator Siad Barre dan kemudian saling berperang. (Ant)

Berita Lainnya