sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Adegan Trump di Home Alone 2 dipotong, fan marah

Trump tampil sebagai kameo dalam sekuel film Natal populer "Home Alone 2: Lost in New York City".

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 27 Des 2019 13:26 WIB
Adegan Trump di Home Alone 2 dipotong, fan marah
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 275213
Dirawat 61813
Meninggal 10386
Sembuh 203014

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggambarkan "Home Alone 2: Lost in New York City" yang dirilis pada 1992 sebagai salah satu film Natal terhebat. Dia menyebut, sebuah kehormatan baginya bisa terlibat.

"Banyak orang menyebutnya setiap tahun, terutama dalam suasana Natal," kata Trump dalam telekonferensi dengan pasukan AS dari tempat peristirahatan pribadinya, Mar-a-Lago, di Florida pada malam Natal. "Terutama anak-anak muda, mereka bilang, 'Saya baru saja melihat Anda di film'."

Namun bagi perusahaan penyiaran pemerintah Kanada, Canadian Broadcasting Corporation (CBC), kemunculan Trump sebagai kameo dalam film itu tidak penting bagi plot film. Selama bertahun-tahun mereka telah memotong adegan yang menampilkan Trump agar sesuai dengan slot waktu tayang.

Hilangnya adegan yang menampilkan Trump dari tayangan "Home Alone 2: Lost in New York City" yang disiarkan bulan ini ternyata disadari oleh sejumlah pemirsa. Beberapa menilai itu adalah sensor bermotivasi politik.

Keluhan mereka dengan cepat mengemuka pada Kamis (26/12) di media sosial dan di blog kalangan sayap kanan.

Putra tertua Trump, Donald Trump Jr, ikut berkomentar.

"Menyedihkan: CBC Kanada dikecam karena menghilangkan adegan Trump saat jadi kameo di 'Home Alone 2'," twit Trump Jr.

Sponsored
— Donald Trump Jr. (@DonaldJTrumpJr) 26 December 2019

Pembawa acara Fox, Ed Henry, turut merespons hal ini. Pada Kamis dia mengatakan, "Seberapa buruk Trump Derangement Syndrome Anda sampai Anda menghilangkan itu dari film yang menyenangkan?."

Trump derangement syndrome (TDS) adalah istilah yang digunakan para pendukung Trump untuk mendiskreditkan kritik atas tindakan sang presiden, dengan memosisikan lawan-lawannya tidak mampu secara akurat memahami dunia.

CBC tidak tinggal diam. Chuck Thompson, kepala urusan publik CBC, menjelaskan bahwa adegan itu dipotong pertama kali ketika CBC mendapat film tersebut pada 2014. Saat itu Trump dikenal sebagai pengembang real estat dan pembawa acara reality show "The Apprentice".

Trump mengumumkan pencalonannya untuk Gedung Putih pada 2015, dan dia terpilih pada 2016.

"Seperti yang sering terjadi dengan film yang diadaptasi untuk televisi, 'Home Alone 2' diedit untuk mencocokkan slot waktu," jelas Thompson. "Adegan di mana Donald Trump muncul adalah salah satu dari beberapa adegan yang dipotong karena bukan bagian integral dari plot."

Trump disebut sosok yang sangat tidak populer di Kanada, sekutu AS yang oleh Trump dikenakan tarif baja dan aluminium. Belum lagi, baru-baru ini, Trump melabeli PM Justin Trudeau sebagai sosok yang sangat tidak jujur, lemah, dan bermuka dua.

Warga Kanada dilaporkan menaruh perhatian besar pada politik AS. Kabar pemakzulan Trump menghiasi halaman depan sejumlah surat kabar negara itu.

Jajak pendapat pada bulan ini dari Abacus Data menunjukkan bahwa 60% warga Kanada memilih memakzulkan Trump dan melengserkannya. (Stuff)

Berita Lainnya
×
img