sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Aparat selidiki kebakaran di gudang penyimpanan di Lebanon

Kebakaran terjadi pada Kamis (10/9) di tempat sebuah badan bantuan menyimpan makanan dan minyak goreng.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 11 Sep 2020 17:14 WIB
Aparat selidiki kebakaran di gudang penyimpanan di Lebanon
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Aparat Lebanon telah meluncurkan penyelidikan atas kebakaran besar di gudang penyimpanan yang meledak di pelabuhan Beirut.

Kebakaran terjadi pada Kamis (10/9) di tempat sebuah badan bantuan menyimpan makanan dan minyak goreng. Petugas pemadam kebakaran dan pejabat militer menghabiskan berjam-jam berupaya memadamkan api, menggunakan helikopter untuk menjatuhkan air di atasnya.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan dan penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Kepala Palang Merah Lebanon George Kettaneh mengatakan, beberapa orang menderita sesak napas, tetapi tidak ada laporan korban luka.

Sementara Direktur Regional Palang Merah Fabrizio Carboni menjelaskan, gudang yang terbakar menyimpan ribuan paket makanan. Ia menambahkan, akibat kejadian pada Kamis, operasi bantuan kemanusiaan berisiko mengalami gangguan serius.

Otoritas setempat kemudian segera menutup area di sekitar tempat kejadian demi mencegah penyebaran kebakaran.

Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Lebanon Raymond Khattar mengatakan, mereka yang bekerja untuk memadamkan api tidak akan beranjak sampai kebakaran benar-benar padam.

Pada Kamis (10/9) malam, para pejabat mengatakan sebagian besar api berhasil dipadamkan.

Sponsored

Kebakaran pada Kamis terjadi lebih dari sebulan setelah ledakan besar di ibu kota Lebanon, yang disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang meledak di sebuah gudang di pelabuhan.

Selain korban jiwa, ribuan orang terluka dan sebanyak 300.000 kehilangan tempat tinggal akibat ledakan pada 4 Agustus.

Walaupun para pejabat pada Kamis menjamin bahwa situasi kebakaran telah terkendali, sejumlah warga, yang masih trauma akibat ledakan besar bulan lalu, memilih untuk melaju ke luar kota.

Militer Lebanon mengumumkan bahwa polisi telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Direktur pelabuhan Bassem al-Qaisi sebelumnya mengatakan kepada Voice of Lebanon bahwa api dimulai di gudang tempat penyimpanan barel minyak goreng, dan kemudian menyebar ke ban yang disimpan di dekatnya.

"Masih terlalu cepat untuk mengetahui apakah itu akibat cuaca panas atau faktor lainnya," katanya.

Sumber : BBC

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB