sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

AS konfirmasi serangan terhadap Taliban

AS melancarkan serangan pada Rabu (4/3), beberapa jam setelah Presiden Donald Trump berbicara via telepon dengan ketua perunding Taliban.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 05 Mar 2020 10:05 WIB
AS konfirmasi serangan terhadap Taliban
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

Amerika Serikat pada Rabu (4/3) melancarkan serangan udara pertama terhadap Taliban sejak kedua pihak menandatangani perjanjian penarikan pasukan AS dari Afghanistan pada Sabtu (29/2).

Seorang juru bicara pasukan AS mengonfirmasi serangan itu terjadi di selatan Provinsi Helman, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump berbicara via telepon dengan ketua negosiator Taliban Mullah Baradar Akhund pada Selasa (3/3). Percakapan keduanya diketahui sebagai yang pertama terjadi antara seorang pemimpin AS dan pejabat tinggi Taliban. 

"AS melancarkan serangan udara pada 4 Maret kepada anggota Taliban di Nahr-e-Saraj, Helmand, yang secara aktif menyerang pos pemeriksaan #ANDSF. Ini merupakan serangan defensif untuk mengacaukan serangan tersebut. Ini merupakan serangan pertama kami terhadap Taliban dalam 11 hari," kata juru bicara pasukan AS di Afghanistan Kolonel Sonny Leggett lewat twitnya.

Leggett menyatakan bahwa Washington berkomitmen atas perdamaian tetapi akan membela pasukan Afghanistan jika diperlukan.

"Kepemimpinan Taliban berjanji kepada komunitas internasional bahwa mereka akan mengurangi kekerasan dan tidak akan meningkatkan serangan. Kami menyerukan Taliban untuk menghentikan serangan yang tidak perlu dan menjunjung tinggi komitmen mereka. Seperti yang telah kami tunjukkan, kami akan membela mitra kami jika diminta," sebut Leggett dalam twit lainnya.

Di Washington, pejabat AS mengecilkan serangan Taliban. 

"Tidak ada serangan terhadap 34 ibu kota provinsi, tidak ada serangan di Kabul, tidak ada serangan tingkat tinggi, tidak ada serangan bom bunuh diri, tidak ada serangan kendaraan bunuh diri, tidak ada serangan terhadap pasukan AS, tidak ada serangan terhadap pasukan koalisi," tegas Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Mark Milley.

Sponsored

"Ya, ada sejumlah serangan signifikan, serangan skala kecil. Itu semua berhasil dipukul mundur."

Taliban telah menolak untuk mengonfirmasi atau bertanggung jawab atas setiap serangan.

Juru bicara Taliban Suhail Shaheen mengatakan lewat Twitter bahwa sesuai dengan rencana, (Taliban) menerapkan semua bagian dari perjanjian satu demi satu untuk menjaga agar pertempuran berkurang.

Sementara itu, seorang komandan senior Taliban di Helmand yang menolak disebutkan namanya mengatakan bahwa sebuah drone telah menargetkan posisi mereka.

"Sejauh yang saya tahu, kami tidak menderita korban tewas tetapi kami sedang menyelidikinya lebih jauh dan mengirim tim kami ke daerah itu," katanya kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa kepemimpinan senior kelompok itu di Afghanistan telah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas apa yang dia gambarkan sebagai 'pelanggaran besar' perjanjian.

Perjanjian yang diteken akhir pekan lalu bertujuan akhir pada penarikan penuh pasukan AS dan koalisi dalam waktu 14 bulan, tergantung pada jaminan keamanan oleh Taliban.

Berita Lainnya