sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

AS sahkan UU prodemonstran Hong Kong, ini balasan China

Tidak hanya melarang kapal AS merapat di Hong Kong, namun China juga menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah LSM AS.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Senin, 02 Des 2019 19:03 WIB
AS sahkan UU prodemonstran Hong Kong, ini balasan China

China pada Senin (2/12) mengatakan, kapal dan pesawat militer Amerika Serikat tidak diizinkan untuk merapat di Hong Kong. Tiongkok juga mengumumkan sanksi terhadap sejumlah organisasi nonpemerintah AS yang mereka sebut mendorong demonstran Hong Kong terlibat dalam tindakan ekstrem, kekerasan, dan kriminal.

Sikap tersebut diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri China sebagai respons atas UU prodemonstran Hong Kong yang disahkan AS pekan lalu. Kunjungan militer AS ditangguhkan tanpa batas waktu, dan Beijing juga memperingatkan tindakan lebih lanjut.

"Kami mendesak AS untuk memperbaiki kesalahan dan berhenti mencampuri urusan internal kami. China akan mengambil langkah lebih lanjut jika perlu untuk mempertahankan stabilitas dan kemakmuran Hong Kong serta kedaulatan China," ujar juru bicara Kemlu China Hua Chunying dalam jumpa pers harian di Beijing.

LSM AS yang ditargetkan oleh Beijing termasuk National Endowment for Democracy, the National Democratic Institute for International Affairs, the International Republican Institute, Human Rights Watch, dan Freedom House.

"Mereka memikul sejumlah tanggung jawab atas kekacauan di Hong Kong dan mereka harus diberi sanksi serta membayar harganya," kata Hua.

Pekan lalu, China menjanjikan langkah-langkah tegas setelah Donald Trump mengesahkan "Hong Kong Human Rights and Democracy Act". Tidak hanya mendukung para pemrotes Hong Kong, namun UU tersebut mengancam Beijing dengan kemungkinan sanksi.

Ada kekhawatiran bahwa pertikaian tentang Hong Kong dapat berdampak pada upaya Beijing dan Washington untuk mencapai kesepakatan awal yang dapat mengurangi ketegangan perang dagang.

Pada masa-masa relatif normal, sejumlah kapal Angkatan Laut AS mengunjungi Hong Kong setiap tahun. Itu merupakan tradisi untuk istirahat dan rekreasi yang bermula dari era kolonial sebelum 1997 yang diizinkan oleh China untuk berlanjut setelah penyerahan kota itu dari Inggris ke Tiongkok. 

Sponsored

Kunjungan terkadang ditolak di tengah ketegangan. Sebut saja seperti yang terjadi pada Agustus, di mana dua kapal AS tidak diizinkan berlabuh.

USS Blue Ridge menjadi kapal terakhir AS yang mendarat di Hong Kong. Kapal yang bermarkas di Jepang itu berkunjung pada April, sebelum protes antipemerintah pecah di Hong Kong.

LSM asing sendiri sudah sangat dibatasi di Tiongkok. Sebelumnya mereka telah mendapat teguran keras karena melaporkan isu HAM di negara itu, termasuk penahanan massal muslim Uighur di Xinjiang.

Sumber : Reuters