logo alinea.id logo alinea.id

AS tunda sebagian tarif impor China

Penundaan ini disebut Trump untuk menghindari dampak negatif terhadap konsumen AS pada perayaan Natal.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 14 Agst 2019 10:22 WIB
AS tunda sebagian tarif impor China

Amerika Serikat pada Selasa (13/8) menunda tarif pada sejumlah impor asal China hingga 15 Desember. Produk-produk yang akan terdampak meliputi ponsel, laptop, konsol permainan, monitor komputer, alas kaki serta pakaian tertentu.

Kabar mengejutkan yang datang dari kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) ini telah memacu kenaikan harga saham.

Adapun penerapan tarif 10% atas sejumlah barang lainnya akan berjalan sesuai rencana pada 1 September.

Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa penundaan itu bagian dari upaya untuk menghindari dampak negatif terhadap konsumen terkait perayaan Natal.

Investor teknologi menyambut baik kabar ini, mendorong indeks saham chip naik 2,8%. Pengecer dan saham industri juga naik, dengan General Electric mengalami kenaikan 4,4%.

Trump pada 1 Agustus mengumumkan akan mengenakan tarif 10% atas barang-barang China senilai US$300 miliar, menyalahkan Beijing karena tidak menindaklanjuti janji untuk membeli lebih banyak produk pertanian AS. 

Presiden ke-45 AS itu juga secara pribadi mengkritik Presiden Tiongkok Xi Jinping karena gagal berbuat lebih banyak untuk membendung penjualan opioid sintetis di tengah krisis overdosis opioid di AS.

Pengumuman USTR datang di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang perlambatan ekonomi global. Goldman Sachs pada hari Minggu mengatakan bahwa kekhawatiran perang dagang AS-China mengarah ke resesi semakin meningkat.

Sponsored

Beberapa analis mengatakan, penundaan pada Selasa tidak berarti perang dagang telah berakhir. 

Elena Duggar, associate managing director di lembaga pemeringkat kredit Moody's, mengatakan, "Kelonggaran yang tampak dalam ketegangan yang sedang berlangsung ini mungkin merupakan penangguhan sementara ... Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia akan tetap kontroversial, diselingi dengan langkah-langkah sesekali menuju kompromi."

Pada Selasa, negosiator dagang China, Wakil Perdana Menteri Liu He dan Menteri Perdagangan Zhong Shan, dilaporkan berbicara dengan rekan mereka di AS, Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang Robert Lighthizer.

Kantor berita Xinhua mengabarkan bahwa para pejabat China itu mengungkapkan "protes serius" atas tarif yang mulai berlaku pada 1 September. Lighthizer dan Liu telah menjadwalkan panggilan telepon lain dalam rentang dua minggu.

Dari pertemuan terakhir negosiator AS-China di Shanghai pada akhir Juli yang berakhir dengan sedikit kemajuan disepakati bahwa perundingan dagang akan dilanjutkan di Washington pada awal September. Tetapi memburuknya hubungan dalam dua pekan terakhir memicu keraguan soal pertemuan tersebut.

Rincian tambahan dan daftar jenis produk tertentu yang dipengaruhi oleh pengumuman akan diterbitkan segera dirilis USTR.

Sumber : BBC