sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

AS: Uji coba rudal Tiongkok di Laut China Selatan mengganggu

Laut China Selatan merupakan salah satu titik nyala dalam hubungan AS-Tiongkok.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Rabu, 03 Jul 2019 17:28 WIB
AS: Uji coba rudal Tiongkok di Laut China Selatan mengganggu

Pentagon pada Selasa (3/7) mengatakan bahwa peluncuran rudal China baru-baru ini di Laut China Selatan "mengganggu" dan bertentangan dengan janji bahwa Beijing tidak akan memiliterisasi wilayah yang disengketakan itu.

Laut China Selatan adalah salah satu dari titik nyala dalam hubungan AS-China selain perang dagang, Huawei dan Taiwan.

China dan AS telah berulang kali bertukar pernyataan keras atas apa yang disebut Washington sebagai militerisasi Beijing di Laut China Selatan lewat pembangunan instalasi militer di pulau dan terumbu karang buatan.

"Tentu saja Pentagon mengetahui peluncuran rudal China dari struktur buatan manusia di Laut China Selatan, dekat Kepulauan Spratly," kata juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Dave Eastburn.

"Saya tidak akan berbicara atas nama semua negara berdaulat di kawasan itu, tapi saya yakin mereka setuju bahwa perilaku China bertentangan dengan klaimnya ingin membawa perdamaian di sana dan jelas ini adalah tindakan pemaksaan untuk mengintimidasi pengklaim (Laut China Selatan) lainnya."

China belum mengonfirmasi uji coba rudal tersebut.

Pemerintah China sebelumnya menuturkan bahwa mulai akhir pekan lalu tengah dilakukan latihan di antara Kepulauan Spratly dan Paracel yang akan berakhir pada Rabu. Mereka memperingatkan agar kapal-kapal tidak memasuki area yang mencakup latihan.

Laut China Selatan, yang merupakan jalur perdagangan yang setiap tahunnya dilalui kapal dagang senilai US$5 triliun, diperebutkan oleh Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam. (Voice of America)

Sponsored