logo alinea.id logo alinea.id

Aung San Suu Kyi kembali absen dari sidang Majelis Umum PBB

Aung San Suu Kyi dikabarkan akan diwakili oleh dua menteri senior Myanmar, yakni Kyaw Tin dan Kyaw Tint Swe.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Kamis, 13 Sep 2018 10:02 WIB
Aung San Suu Kyi kembali absen dari sidang Majelis Umum PBB

Seorang pejabat senior Myanmar mengonfirmasi bahwa pemimpin negara itu, Aung San Suu Kyi (73), tidak akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB yang dimulai pekan depan di New York, Amerika Serikat.

Menteri Kerja Sama Internasional Kyaw Tin, yang mendampingi Suu Kyi dalam pertemuan World Economic Forum di Vietnam mengatakan, "Dia tidak berencana untuk pergi ke sana."

Pernyataan Kyaw Tin itu merupakan respons atas laporan di surat kabar di Myanmar, 7Days News Journal, yang menyebutkan bahwa Suu Kyi absen dalam sidang Majelis Umum PBB. Namun tidak ada alasan yang dikemukakan.

Suu Kyi, yang menjabat sebagai pemimpin de facto Myanmar sejak tahun 2016 juga memutuskan tidak hadir dalam sidang Majelis Umum PBB tahun lalu.

Myanmar menghadapi tekanan internasional atas pelanggaran HAM yang diduga dilakukan militer negara itu terhadap etnis minoritas Rohingya.

Tahun lalu, sekitar 700.000 warga Rohingya melarikan diri dari Rakhine ke Bangladesh setelah militer Myanmar melancarkan operasi kontra-pemberontakan brutal sebagai respons atas serangan kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) pada Agustus 2017 terhadap pasukan keamanan.

Militer Myanmar dituduh melakukan pemerkosaan massal, pembunuhan, dan pembakaran ribuan rumah. Sebuah laporan yang dirilis dua pekan lalu oleh tim HAM PBB merekomendasikan tuntutan terhadap para jenderal Myanmar atas tuduhan genosida serta kejahatan lainnya.

Daftar pembicara teranyar dalam sidang Majelis Umum PBB menunjukkan bahwa Myanmar akan diwakili oleh seorang menteri dan yang bersangkutan akan pidato pada 28 September. 

Sponsored

Pertemuan tahunan para pemimpin dunia yang disebut Debat Umum dalam rangkaian agenda sidang Majelis Umum PBB akan dimulai pada 25 September 2018 dan berakhir 1 Oktober 2018. Lazimnya, seorang menteri luar negeri akan menggantikan pemimpin negara jika yang bersangkutan absen, namun karena Suu Kyi juga memimpin kementerian luar negeri, maka pembicara dari Myanmar akan diwakili menteri lainnya.

Laporan 7Days News Journal menyebutkan bahwa Aung San Suu Kyi akan diwakili Kyaw Tin dan Kyaw Tint Swe, yang merupakan dua menteri senior di pemerintahannya.

Tahun lalu, Suu Kyi mengatakan alasannya tidak menghadiri sidang Majelis Umum PBB adalah karena dia harus menangani masalah keamanan domestik pasca-serangan yang memicu operasi militer ke Rakhine.

Dalam laporannya, 7Days News Journal juga memuat kabar bahwa delegasi Myanmar yang menghadiri sidang Majelis Umum akan menjelaskan tentang perkembangan terkini tentang repatriasi dan kerja sama dengan organisasi internasional terkait dengan krisis Rohingya.

Badan-badan PBB memiliki perjanjian dengan pemerintah Myanmar untuk membantu memukimkan kembali Rohingya ketika mereka dipulangkan.

 

Sumber: The Washington Post

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB