sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Badai tewaskan 6 turis di Yunani

Dua dari korban merupakan wisatawan lansia asal Ceko yang tewas ketika angin kencang menghancurkan karavan mereka.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 11 Jul 2019 13:37 WIB
Badai tewaskan 6 turis di Yunani
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Enam turis tewas dan sedikitnya 30 lainnya terluka dalam badai dahsyat yang melanda Yunani bagian utara. Angin kencang, hujan lebat dan hujan es menerpa Halkidiki, di dekat Thessaloniki, pada Rabu (10/7) malam waktu setempat.

Dua dari korban merupakan wisatawan lansia asal Ceko yang tewas ketika angin kencang menghancurkan karavan mereka.

Seorang wanita Rumania dan anaknya yang berusia delapan tahun tewas akibat runtuhnya atap di sebuah restoran di Nea Plagia. Sementara itu, pihak berwenang menyatakan dua warga Rusia juga tewas akibat tertimpa pohon tumbang di dekat hotel mereka di Potidea.

"Enam turis tewas dan sedikitnya 30 orang terluka dalam badai itu," kata Charalambos Steriadis, kepala perlindungan sipil di Yunani utara.

Steriadis menambahkan bahwa Halkidiki telah menyatakan keadaan darurat dan lebih dari 100 petugas penyelamat telah dikerahkan. Dia menggambarkan badai itu sebagai fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Badai itu terjadi setelah cuaca yang sangat panas di Yunani dengan suhu hingga 40 derajat Celcius selama dua hari terakhir.

Gambar dan video yang diunggah di media sosial menunjukkan bahwa badai itu menyebabkan pohon-pohon tumbang, mobil-mobil terbalik dan sejumlah bangunan rusak.

"Dalam 25 tahun karier saya, ini pertama kalinya saya melihat sesuatu seperti ini," kata Direktur Pusat Medis Nea Moudania Athansios Kaltsas. "Badai itu tiba-tiba melanda."

Sponsored

Dilaporkan oleh stasiun lokal, Hellenic Broadcasting Corporation (ERT), seorang saksi mengatakan bahwa badai hanya berlangsung selama 20 menit.

Menteri Perlindungan Warga Yunani Michalis Chryssohoidis dijadwalkan untuk mengunjungi wilayah itu pada Kamis (11/7). (BBC dan Deutsche Welle)

Berita Lainnya