sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Belanda perketat aturan Covid di tengah gelombang kedua

Jumlah infeksi diproyeksikan meningkat menjadi 5.000 per hari, dari jumlah saat ini 3.000 sebelum tindakan dimulai.

Angelin Putri Syah
Angelin Putri Syah Selasa, 29 Sep 2020 10:34 WIB
Belanda perketat aturan Covid di tengah gelombang kedua
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 527.999
Dirawat 66.752
Meninggal 16.646
Sembuh 441.983

Pemerintah Belanda Senin (28/9) mengumumkan serangkaian pembatasan baru untuk memperlambat gelombang kedua infeksi virus corona. Pembatasan itu termasuk waktu tutup lebih awal untuk bar dan restoran dan perjalanan terbatas antara kota-kota besar.

Langkah-langkah tersebut, yang juga mencakup penggunaan masker kain untuk publik di Amsterdam dan kota-kota besar lainnya, dilakukan ketika tingkat infeksi baru setiap hari telah melewati puncaknya pada bulan April lalu.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan, langkah tersebut tidak dapat dihindari karena kecepatan penyebaran virus.

“Tentu tindakan ini akan berdampak negatif pada ekonomi,” katanya dalam konferensi pers yang disiarkan televisi. "Tetapi membiarkan virus menyebar akan memiliki konsekuensi yang lebih besar, termasuk kerusakan ekonomi," kata dia.

Bisnis diinstruksikan agar karyawan bekerja dari rumah kecuali jika sangat diperlukan. Bar dan restoran harus tutup pada pukul 10 malam.

Orang-orang diberitahu untuk menghindari perjalanan yang tidak penting antara hot spot Amsterdam, Rotterdam, dan Den Haag. Toko retail di kota-kota tersebut akan diizinkan untuk menolak pelanggan yang tidak memakai masker.

Acara olahraga akan ditutup untuk umum dan pertemuan dibatasi hingga 40 orang. Pertemuan sosial di rumah harus dibatasi untuk tiga tamu.

Rutte mengatakan pada Jumat (25/9), bahwa dia sedang mempertimbangkan langkah-langkah regional untuk memperlambat wabah. Tetapi pada Senin (28/9) situasinya memburuk, yang mendorong tindakan nasional.

Sponsored

Institut Kesehatan Nasional (RIVM) pada Senin melaporkan 2.914 kasus baru, sedikit di bawah rekor sepanjang masa Minggu (27/9) sebanyak 2.995.

Rawat inap dan kematian berada di bawah level April, tetapi kepala unit perawatan intensif negara itu memperingatkan bahwa prosedur yang tidak penting akan ditunda untuk memberi jalan bagi pasien Covid-19 lagi mulai akhir pekan ini.

Menteri Kesehatan Hugo de Jonge mengatakan jumlah infeksi diproyeksikan meningkat menjadi 5.000 per hari dari jumlah saat ini 3.000 sebelum tindakan dimulai.

Sumber : Reuters

Berita Lainnya