sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Biden akan bagikan 25 juta dosis vaksin Covid-19 ke berbagai negara

AS bakal bagikan surplus vaksin Covid-19 tanpa berharap imbalan politik.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 04 Jun 2021 15:31 WIB
Biden akan bagikan 25 juta dosis vaksin Covid-19 ke berbagai negara

Gedung Putih pada Kamis (3/6) mengungkapkan rencana Amerika Serikat untuk membagikan 25 juta surplus dosis vaksin Covid-19 dengan dunia. Presiden AS Joe Biden mengatakan, Negeri Paman Sam akan membagikan vaksin tanpa mengharapkan imbalan politik.

Biden telah berjanji untuk membagikan sekitar 80 juta vaksin Covid-19 secara internasional bulan ini. AS juga akan menyumbangkan hampir 19 juta dosis melalui program vaksin multilateral, COVAX Facility.

Melalui COVAX, sekitar enam juta dosis akan dikirim ke Amerika Latin dan Karibia, sekitar tujuh juta dosis ke Asia Selatan dan Tenggara, serta sekitar lima juta ke Afrika.

Sementara itu, dosis yang tersisa, berjumlah lebih dari enam juta, akan langsung dikirim dari AS ke negara-negara termasuk Kanada, Meksiko, India, dan Korea Selatan.

"Kami membagikan dosis ini bukan untuk mengamankan bantuan atau mendapatkan konsesi," kata Biden dalam sebuah pernyataan. Ia melanjutkan, "Kami membagikan vaksin ini untuk menyelamatkan nyawa dan memimpin dunia dalam mengakhiri pandemik."

Pejabat AS menambahkan bahwa pemerintah bermaksud untuk memprioritaskan tetangganya, termasuk Kanada, Meksiko, serta negara-negara. di Amerika Tengah dan Selatan. Biden mendapat tekanan dari komunitas internasional untuk membagikan surplus vaksin Covid-19 AS.

Selama berbulan-bulan terakhir, Gedung Putih fokus menjalani kampanye vaksinasi nasional. Namun, Presiden Biden telah berjanji bahwa AS akan menjadi pemasok ke negara lain dan berjanji untuk mengirim ke luar negeri setidaknya 20 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, Moderna, serta Johnson & Johnson.

Jumlah itu terpisah dari 60 juta dosis AstraZeneca yang telah sebelumnya telah direncanakan untuk dibagikan ke sejumlah negara lain.

Sponsored

Penasihat Covid-19 Gedung Putih Jeff Zients mengatakan, AS akan terus menyumbangkan dosis tambahan sepanjang musim panas karena pasokan nasional masih tersedia banyak.

Pengumuman Biden terkait pembagian surplus vaksin AS datang di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perbedaan besar dalam tingkat penerimaan vaksinasi di negara berkembang dan negara dengan ekonomi maju.

Sumber : The Straits Times

Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Ramai-ramai melepas jerat fast fashion

Sabtu, 12 Jun 2021 08:10 WIB
Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Pilu di balik pembatalan ibadah haji

Jumat, 11 Jun 2021 07:19 WIB
Berita Lainnya