sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Biden dukung normalisasi hubungan Israel dengan negara Arab

Presiden AS, Joe Biden, mendukung langkah Israel menormalisasi hubungannya dengan negara Arab saat melakukan panggilan kepada PM Netanyahu.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 18 Feb 2021 14:46 WIB
Biden dukung normalisasi hubungan Israel dengan negara Arab
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, melakukan panggilan telepon resmi pertamanya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Rabu (17/2).

Biden kepada wartawan di Gedung Putih mengatakan, dia dan Netanyahu melakukan percakapan yang bersahabat.

Percakapan via telepon tersebut merupakan panggilan pertama Biden ke pemimpin Timur Tengah sejak menjabat pada 20 Januari.

Para pakar menilai, percakapan Biden-Netanyahu menandakan pentingnya hubungan AS dan Israel, yang telah berjalan dengan kuat selama beberapa dekade tetapi secara signifikan didorong mantan Presiden Donald Trump.

Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih menyatakan, Biden dan Netanyahu membahas pentingnya konsultasi yang berkelanjutan tentang masalah keamanan regional, termasuk Iran.

"Presiden menekankan dukungan AS terhadap normalisasi hubungan baru-baru ini antara Israel dan negara-negara di dunia Arab dan muslim. Dia menggarisbawahi pentingnya bekerja untuk memajukan perdamaian di seluruh wilayah, termasuk antara Israel dan Palestina," lanjut pernyataan tersebut.

Biden telah berbicara dengan sejumlah pemimpin dunia sejak menjadi presiden, termasuk Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau; Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson; Presiden Rusia, Vladimir Putin; dan Presiden China, Xi Jinping.

Aaron David Miller, peneliti di Carnegie Endowment for International Peace, menilai, Biden bermaksud mengirim pesan dengan mengadakan panggilan kepada Netanyahu hanya hampir satu bulan setelah menjabat.

Sponsored

Kantor Netanyahu turut memuji panggilan tersebut, mendiskripsikannya sebagai percakapan yang hangat dan ramah yang berlangsung selama satu jam.

"Kedua pemimpin membahas hubungan pribadi mereka dan mengatakan, bahwa mereka akan bekerja sama untuk terus memperkuat aliansi yang kokoh antara Israel dan AS," jelas pernyataan kantor PM Israel.

Di sisi lain, Biden berjanji untuk memulihkan hubungan diplomatik AS dengan Otoritas Palestina (PA) dan memulihkan bantuan AS untuk negara tersebut.

Namun, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengatakan, pemerintahan Biden tidak mencabut langkah Trump yang memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem, langkah yang dikecam Palestina dan komunitas internasional.

Sementara itu, kantor Netanyahu mengatakan, Biden memuji Israel atas upaya memerangi Covid-19. Kedua pemimpin dilaporkan bertukar gagasan tentang cara-cara untuk menangani pandemi. (Al Jazeera)

Berita Lainnya