sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Biden usulkan insentif tunai bagi warga yang divaksin

Usul Biden datang di tengah lambatnya laju vaksinasi nasional di seluruh negeri.

Valerie Dante
Valerie Dante Sabtu, 31 Jul 2021 14:40 WIB
Biden usulkan insentif tunai bagi warga yang divaksin

Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Kamis (29/7) mengatakan kepada otoritas negara bagian dan kota bahwa mereka dapat menawarkan insentif US$100 bagi warga AS yang bersedia divaksinasi terhadpa Covid-19.

Usul Biden datang di tengah lambatnya laju vaksinasi nasional di seluruh negeri. 

Meskipun keputusan tidak berada di tangan Gedung Putih, Kementerian Keuangan AS menjelaskan bahwa otoritas lokal dapat menggunakan dana bantuan Covid-19 masing-masing untuk menawarkan insentif, yang pada dasarnya berarti tidak akan membebani mereka apa pun.

"Saya tahu bahwa membayar orang untuk divaksinasi mungkin terdengar tidak adil bagi orang yang sudah divaksinasi. Namun, inilah kesepakatannya, jika insentif dapat membantu kita mengalahkan virus, saya yakin kita harus menggunakannya," kata Biden.

Usulan baru terkait penawaran insentif tunai adalah bagian dari rencana terbaru Biden untuk meningkatkan tingkat perlindungan nasional dari pandemik ketika varian Delta mendorong gelombang infeksi baru.

Gedung Putih melihat keberhasilan hadiah uang tunai US$100 yang diperkenalkan oleh jaringan grosir Kroger. Hal ini kemudian mendorong tingkat vaksinasi di antara karyawan dari 50% menjadi 75%. Biden berharap hal yang sama dapat terjadi di tingkat nasional.

Layanan kesehatan di negara bagian Ohio, New Mexico, dan Colorado telah mencoba ide serupa.

Presiden Biden mengatakan, pihak berwenang dapat menggunakan dana sisa dari paket penyelamatan Covid-19 senilai US$1,9 triliun untuk memberikan insentif tunai.

Sponsored

"Saya pikir US$100 adalah awal yang baik," kata ahli epidemiologi yang berbasis di Washington, Eric Feigl-Ding. "Kami telah mencoba hampir setiap cara untuk membuat orang divaksinasi dan mereka masih tidak bergerak."

Opsi utama lainnya dari rencana Biden adalah untuk memberlakukan aturan wajib tes Covid-19, menggunakan masker, dan aturan jarak sosial bagi empat juta pekerja federal dan kontraktor di tempat yang belum divaksin.

Karyawan federal yang belum divaksinasi harus memakai masker, dites seminggu sekali, menjaga jarak secara fisik, dan akan dilarang bepergian.

Gedung Putih meminta Pentagon untuk mempertimbangkan mewajibkan vaksin bagi anggota militer AS, yang juga tergolong sebagai pekerja federal.

Dengan sekitar 60% warga AS divaksinasi penuh sejauh ini, Biden telah mulai menetapkan target vaksinasi baru untuk beberapa minggu dan bulan mendatang.

Sumber : Associated Press

Berita Lainnya