sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bocah 3 tahun berjuang hidup, setelah telan 19 magnet mainan

Magnet telah membuat lubang di usus Reggie dan menyebabkan ususnya bengkok.

Cindy Victoria Dhirmanto
Cindy Victoria Dhirmanto Rabu, 11 Nov 2020 13:37 WIB
Bocah 3 tahun berjuang hidup, setelah telan 19 magnet mainan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

Seorang anak berusia tiga tahun menderita luka yang mengerikan, setelah menelan 19 magnet kecil, yang berhasil membuat lubang di ususnya. Dirinya harus berjuang untuk hidup melalui perawatan intensif. 

Reggie Hodgson, dari Lincoln di Inggris, dibawa ke rumah sakit pada Selasa (10/11) setelah dia mulai merasa sakit dan tampak pucat. Kedua orang tuanya mengira bahwa itu hanyalah penyakit biasa, tetapi setelah petugas rumah sakit melakukan x-ray, mereka menemukan bola magnet kecil di dalam tubuhnya. 

Reggie menjalani operasi darurat, mainan tersebut diduga digunakan oleh kakak laki-laki Reggie yakni Harrison dan Teddie. Magnet telah membuat lubang di usus Reggie dan menyebabkan ususnya bengkok.

Ibunya, Martina Hodgson, mengatakan hatinya hancur ketika dia menyadari apa yang telah terjadi. Dia mengatakan putranya sekarang dalam kondisi "stabil" di bangsal perawatan intensif.

“Anak laki-laki saya beruntung masih bisa buang air besar. Hal-hal kecil yang konyol ini berbahaya dan saya tidak ingin orang lain merasakan apa yang saya alami beberapa hari terakhir ini,” ujarnya. 

Ditambah lagi akibat pembatas virus Covid-19 ini membuat Hodgson harus dipisahkan dari putranya pada malam hari saat dirinya di rumah sakit. Hodgson mendesak orang tua lain untuk mengetahui bahaya mainan yang berbeda.

“Saya terkejut bahwa begitu banyak kerusakan yang disebabkan oleh mainan anak-anak. Anak laki-laki saya yang malang harus melalui begitu banyak hal dan masih memiliki jalan pemulihan di depan.” 

 

Sponsored

Sumber: news.com.au

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya