sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menlu China: LCS bukan ajang pergulatan politik internasional

China mengkritik kehadiran militer Amerika Serikat di LCS.

Valerie Dante
Valerie Dante Kamis, 06 Agst 2020 16:13 WIB
Menlu China: LCS bukan ajang pergulatan politik internasional
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.024.298
Dirawat 149.388
Meninggal 28.855
Sembuh 831.330

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyatakan, Laut China Selatan (LCS) adalah rumah bersama bagi negara-negara di kawasan. Sehingga, tidak seharusnya menjadi ajang pergulatan politik internasional.

Amerika Serikat baru-baru ini melakukan sejumlah tindakan provokatif di LCS. Wang Yi menilai, tindakan Washington itu melanggar komitmen lama untuk tidak memihak dengan secara terang-terangan mencampuri sengketa teritorial.

Dirinya menambahkan, AS terus memamerkan kehadiran militernya di LCS. Menurutnya, "Negeri Paman Sam" berupaya memicu perpecahan antara China dengan negara-negara ASEAN dan mengganggu proses konsultasi Code of Conduct (CoC) LCS.

"Tujuan AS adalah untuk menggoyahkan LCS dan menarik negara-negara kawasan untuk melayani agenda politik dalam negeri dan agenda geopolitik AS," katanya.

Sponsored

Wang Yi pun mendesak semua negara kawasan untuk waspada dan menjaga perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah tidak dirusak pihak lain.

Dia menuturkan, cara paling tepat untuk menyelesaikan perselisihan dengan berdialog demi melayani kepentingan bersama. Karenanya, Beijing mengusulkan sesegera mungkin CoC didiskusikan kembali guna menyepakati seperangkat aturan menjaga perdamaian jangka panjang dan stabilitas di LCS.

Wang Yi menegaskan, China siap memperkuat kerja sama maritim dengan negara-negara pesisir lainnya, memperdalam rasa saling percaya, dan memajukan pembangunan bersama agar kondisi LCS tetap stabil dan damai. (People's Daily)

Berita Lainnya