sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Covid-19 meningkat akibat varian Delta, AS tak akan lockdown

Jumlah rata-rata kasus baru Covid-19 yang dilaporkan secara nasional melonjak hampir dua kali lipat dalam 10 hari terakhir.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 02 Agst 2021 18:33 WIB
Covid-19 meningkat akibat varian Delta, AS tak akan lockdown

Pakar penyakit menular top Amerika Serikat, Anthony Fauci, pada Minggu (1/8) menilai bahwa pemerintah tidak akan menempatkan negara tersebut di bawah lockdown baru demi mengekang peningkatan kasus infeksi Covid-19 yang melonjak akibat varian Delta. 

Menurut pria yang juga menjabat sebagai direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (IAID) itu, sudah cukup banyak populasi AS yang sudah divaksinasi untuk menghindari lockdown. 

"Presentase yang sudah divaksinasi belum cukup untuk benar-benar melenyapkan pandemi, tetapi saya yakin kita tidak perlu kembali ke situasi lockdown seperti pada musim dingin lalu," ujarnya. 

Menurut analisis Reuters, jumlah rata-rata kasus baru Covid-19 yang dilaporkan secara nasional melonjak hampir dua kali lipat dalam 10 hari terakhir. 

Bahkan jika negara bagian tidak melakukan penguncian lagi, penyebaran varian Delta diprediksi masih dapat mengancam perekonomian.

Lonjakan kasus varian Delta juga mengguncang dunia. Beberapa wilayah Asia yang sebelumnya relatif berhasil menahan Covid-19, seperti Filipina, Thailand, dan Vietnam, kini melakukan lockdown.

Beberapa menolak pembatasan baru. Mulai Senin (2/8), tentara tak bersenjata akan membantu polisi kota terbesar di Australia, Sydney, untuk memeriksa apakah orang-orang yang dites positif sedang menjalani isolasi.

Di Prancis, di mana pemerintah sedang memerangi gelombang keempat infeksi, ribuan orang melakukan demonstrasi selama tiga pekan berturut-turut untuk menentang kebijakan kesehatan yang mewajibkan bukti vaksinasi untuk masuk ke sebagian besar tempat umum.

Sponsored

Sementara vaksin masih langka di sebagian besar dunia, vaksin tersedia secara gratis bagi siapa saja yang berusia 12 tahun atau lebih di AS, di mana hadiah uang tunai, mobil baru, dan insentif lainnya gagal memotivasi lebih dari sepertiga populasi untuk diimunisasi.

"Kami memiliki 100 juta orang di negara ini yang memenuhi syarat untuk divaksinasi tetapi memilih untuk tidak divaksinasi," kata Fauci.

Sekitar 58% warga AS telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, mulai dari yang tertinggi 76% di Vermont hingga yang terendah 40% di Mississippi. 

Sumber : Reuters

Berita Lainnya