sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Israel tembaki demonstran Palestina, 134 orang terluka

Aksi yang digelar Selasa (4/7) itu dihadiri perempuan yang datang dari berbagai wilayah di Gaza. Mereka umumnya membawa anak-anak.

Dika Hendra
Dika Hendra Rabu, 04 Jul 2018 12:50 WIB
Israel tembaki demonstran Palestina, 134 orang terluka

Sedikitnya 134 warga Palestina terluka ditembaki tentara Israel ketika warga Palestina yang mayoritas perempuan menggelar demonstrasi di sepanjang pagar perbatasan yang dijaga ketat di Jalur Gaza.

Aksi yang digelar Selasa (4/7) itu dihadiri perempuan yang datang dari berbagai wilayah di Gaza. Mereka umumnya membawa anak-anak. Demonstrasi itu digelar hanya 50 meter dari garis perbatasan dengan Israel.

"Sedikitnya 134 warga Palestina terluka ditembaki tentara Israel bersamaan dengan demonstrasi ribuan perempuan di dekat perbatasan Israel di Gaza," ujar Ahsraf al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina seperti dilansir Al Jazeera pada Rabu (4/7).

Itu menjadi unjuk rasa pertama yang didominasi wanita di Palestina sejak aksi massal yang menyerukan dikembalikannya hak rakyat Palestina atau dikenal pula sebagai gerakan 'Great March of Return' dimulai pada 30 Maret lalu. "Saya ikut demonstrasi bersama putri saya," kata Rim Abu Irmana.

Dia membawa gambar anak perempuannya, Wassal (15), yang dibunuh pada 14 Mei bersamaan dengan 60 warga Palestina lainnya yang ditembak mati oleh tentara Israel. 

"Demonstrasi ini dilaksanakan dengan damai. Kami hanya mempertahankan tanah dan hak kami," papar Irmana.

Setiap 14 Mei diperingati sebagai hari Nakba, yaitu peringatan tahunan atas pengusiran bangsa Palestina yang mendorong terbentuknya Israel pada tahun 1948.

Dan tahun ini, bertepatan dengan peringatan Nakba, Amerika Serikat secara resmi membuka kedutaan besarnya di Yerusalem, memicu amarah dari berbagai penjuru dunia.

Sponsored

Sejak demonstrasi pada 30 Maret lalu, tentara Israel telah menewaskan sedikitnya 138 warga Palestina. 

Ribuan rakyat Palestina ikut ambil bagian dalam demonstrasi Great March of Return. Mereka menuntut tanah mereka dikembalikan setelah mereka diusir pada 1948. Saat itu, pembersihan etnis yang dilakukan Israel di tanah Palestina telah mengakibatkan 75.000 rakyat Palestina diusir dari kota dan desa mereka.

Berita Lainnya