logo alinea.id logo alinea.id

Di KTT Paris, JK tekankan 3 poin untuk cegah penyebaran ekstremisme

Salah satu poin yang disampaikan Wapres Jusuf Kalla adalah perlunya meningkatkan ketahanan masyarakat.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 17 Mei 2019 09:17 WIB
Di KTT Paris, JK tekankan 3 poin untuk cegah penyebaran ekstremisme

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mewakili Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Paris: Esktremisme Online dengan tema "Christchurch Call to Action" di Paris, Prancis, Rabu (15/5).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir atau yang akrab disapa Tata menyampaikan Wapres JK memaparkan tiga poin penting untuk mencegah penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, atau terorisme.

"Pertama, wapres menekankan perlunya meningkatkan ketahanan masyarakat," tutur Tata dalam pengarahan media di Kemlu RI, Jakarta, Kamis (16/5).

Ketahanan masyarakat, jelasnya, dapat dibangun dengan cara menanamkan nilai-nilai toleransi dan solidaritas sejak dini melalui berbagai program di sekolah.

Kedua, Tata mengatakan, Wapres menyoroti pentingnya tata kelola internet dengan baik dan benar. Pasalnya, internet dianggap sebagai salah satu sarana utama untuk menyebarkan paham-paham radikal atau ekstrem.

"Wapres menyatakan bahwa perlu membuat satu platform bersama yang lebih baik mengontrol atau mencegah paham-paham tersebut melalui internet," lanjutnya.

Selain itu, wapres juga menuturkan signifikansi kemitraan publik-swasta. Menurutnya, sebagai persoalan yang dihadapi bersama, pemerintah perlu merangkul masyarakat dan perusahaan swasta dalam melakukan pencegahan paham esktremisme.

Untuk itu, jelas Tata, setelah KTT tingkat kepala negara, akan digelar KTT tingkat menteri bertema teknologi dan tata kelola internet. "KTT nanti akan mengundang sejumlah perusahaan besar yang bergerak di bidang media sosial seperti Facebook," kata dia.

Sponsored

Tata menjelaskan, tujuan KTT itu adalah untuk mengangkat perhatian internasional terkait bahaya terorisme dan mengambil langkah bersama untuk mencegah dan mengatasi ekstremisme dan radikalisme.

"Tidak ada negara yang imun dari ancaman radikalisme, terlihat bahwa kota sedamai Christchurch pun ternyata dapat terkena dan terdampak aksi terorisme yang keji," jelasnya.

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB