sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

DKG: Indonesia masuk daftar negara tingkat risiko tinggi

Israel menempati posisi pertama dalam daftar negara yang paling aman ditempati di tengah krisis yang dipicu Covid-19.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 31 Mar 2020 13:18 WIB
  DKG: Indonesia masuk daftar negara tingkat risiko tinggi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 29521
Dirawat 18308
Meninggal 1770
Sembuh 9443

Deep Knowledge Group (DKG), sebuah konsorsium organisasi nirlaba yang aktif di bidang penelitian ilmiah, merilis sejumlah daftar terkait dengan pandemik coronavirus jenis baru.

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari sejumlah sumber termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), situs pelacak Johns Hopkins, King's College London, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), DKG menjabarkan negara-negara yang paling aman ditempati dalam kondisi krisis kesehatan global ini.

Israel menempati posisi pertama dalam daftar "Coronavirus Health Safety Countries Ranking". Sejauh ini, Israel mencatat 4.695 kasus positif Covid-19, 16 di antaranya meninggal dan 161 dinyatakan sembuh.

Peringkat kedua ditempati oleh Singapura yang melaporkan 879 kasus infeksi coronavirus jenis baru. Dari jumlah itu, 228 orang sembuh dan angka kematian nasional mencapai tiga.

Posisi ketiga ditempati Slovakia, yang mendeteksi 336 kasus infeksi dengan tujuh pasien yang dinyatakan pulih. Selandia Baru menduduki urutan keempat. Negara itu mencatat 647 kasus positif coronavirus jenis baru, di mana satu orang meninggal dan 74 lainnya sembuh.

Hong Kong menempati posisi kelima. Menurut Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), total kasus infeksi di Hong Kong menyentuh 682, di mana 124 di antaranya telah dinyatakan pulih dan dipulangkan dari rumah sakit serta empat pasien meninggal.

Posisi keenam hingga sepuluh diraih oleh Taiwan, Hongaria, Austria, Jerman, dan Greenland.

Negara yang metode perawatannya paling efisien

Sponsored

DKG juga merilis daftar negara yang metode perawatannya dinilai paling efisien atau Coronavirus Treatment Efficiency Countries Ranking. Posisi pertama diisi oleh Singapura.

Korea Selatan menempati peringkat kedua. Data terbaru otoritas kesehatan setempat mengungkapkan bahwa Negeri Ginseng sejauh ini mencatat total 9.786 kasus infeksi coronavirus jenis baru, 162 di antaranya meninggal dan 5,408 pulih.

Peringkat ketiga diraih Hong Kong dan posisi keempat ditempati Taiwan yang telah mendeteksi 306 kasus positif Covid-19, dengan lima kematian dan 39 pasien yang sembuh.

China menempati posisi kelima. NHC pada Selasa (31/3) melaporkan bahwa secara total, ada 81.518 kasus infeksi di negara itu, 3.305 pasien meninggal dunia serta 76.052 sudah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.

Jepang, Jerman, Austria, Uni Emirat Arab, dan Bahrain masing-masing menempati posisi keenam hingga kesepuluh dalam daftar itu.

Negara yang memiliki tingkat risiko tinggi

Selain itu, DKG turut menerbitkan "Country Risk Level During COVID-19 Pandemic" atau daftar negara yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi selama pandemik Covid-19. 

Menempati posisi pertama, Italia menjadi negara yang dinilai paling berisiko di tengah pandemik tersebut. Sejauh ini, angka kematian di negara tersebut mencapai 11.592, tertinggi di dunia.

Italia melaporkan 101.739 kasus positif coronavirus jenis baru, 14.620 di antaranya sudah pulih.

Dengan 1.414 kasus infeksi, Indonesia menduduki posisi kedua. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Senin (30/3), terdapat 75 pasien yang dinyatakan pulih dan 122 yang meninggal dunia.

Posisi ketiga ditempati Spanyol yang melaporkan 87.956 kasus infeksi Covid-19, termasuk 7.716 pasien yang meninggal dan 16.780 yang sembuh.

Irak menduduki posisi keempat dengan 630 kasus positif, 46 kematian, dan 152 pasien yang pulih. Selanjutnya posisi kelima ditempati Iran yang melaporkan 41.495 kasus penularan, di mana 2.757 di antaranya meninggal dan 13.911 pasien pulih.

Belanda, Prancis, Amerika Serikat, Inggris, Filipina secara berurutan menempati posisi keenam hingga kesepuluh dalam daftar tersebut.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut dibalik daftar yang dikeluarkan oleh DKG.

Berita Lainnya