logo alinea.id logo alinea.id

Donald Trump: Jika serang AS, Iran akan tamat

Penyataan Trump itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas konfrontasi militer antara AS dan Iran.

Valerie Dante
Valerie Dante Senin, 20 Mei 2019 14:24 WIB
Donald Trump: Jika serang AS, Iran akan tamat

Pada Minggu (19/5), Donald Trump memperingatkan Iran bahwa pertarungan dengan Amerika Serikat akan menjadi akhir bagi negara itu.

"Jika Iran ingin bertempur, itu akan menjadi akhir bagi Iran," kata Trump di Twitter. "Jangan pernah mengancam AS lagi."

Twit itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas konfrontasi militer antara kedua negara. Para pejabat di Washington sedang merundingkan informasi terbaru dari intelijen mengenai apakah Iran atau militan yang didukungnya memiliki rencana untuk menyerang aset AS.

Seorang pejabat AS yang tidak ingin disebutkan namanya mengklaim Washington mendapat laporan bahwa sejumlah kapal Iran di Teluk Persia diyakini membawa rudal dan amunisi lainnya. Pemerintah AS belum memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Minggu malam waktu setempat, Trump membahas mengenai perselisihan AS-Iran dengan nada yang lebih tenang.

"Saya hanya tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir dan mereka tidak boleh mengancam kita. Saya bukan orang yang ingin perang karena perang hanya melukai ekonomi dan merenggut nyawa manusia," tegas Trump.

Pemerintahan Trump telah berusaha menggunakan kombinasi tekanan diplomatik, sanksi ekonomi, dan sikap militer untuk mendesak Iran.

Sponsored

Dalam pidatonya pada 2018, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyampaikan bahwa tindakan Washington, termasuk keluar dari kesepakatan nuklir dengan Iran, dimaksudkan untuk memaksa Teheran berperilaku seperti negara lainnya. Pompeo menekankan, AS hanya tidak ingin Iran mensponsori terorisme atau mengembangkan senjata nuklir.

Pekan lalu, Menlu Pompeo juga menegaskan bahwa pemerintahan Trump tidak menginginkan perang dengan Iran. Namun, dia memperingatkan bahwa AS akan memberi tanggapan yang tegas dan cepat seandainya Iran terlebih dahulu menyerang.

"Rezim Iran harus memahami bahwa serangan apa pun dari mereka terhadap kepentingan atau warga AS akan ditanggapi dengan cepat dan tegas," kata Pompeo.

Awal Mei, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengumumkan AS telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan gugus tugas pengebom ke Timur Tengah. Langkah itu, jelasnya, merupakan tanggapan atas sejumlah indikasi adanya ancaman yang meningkat dari Iran.

"AS tidak ingin ada perang dengan Iran, tetapi kami sepenuhnya siap untuk menanggapi serangan apa pun baik dari Garda Revolusi Iran atau otoritas keamanan Iran lainnya," tulis Bolton dalam pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.

Sumber : CNN