logo alinea.id logo alinea.id

Drone kembali picu gangguan penerbangan di Bandara Changi

Ini merupakan kali kedua dalam sepekan terakhir penerbangan di Changi terganggu akibat drone.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 25 Jun 2019 15:29 WIB
Drone kembali picu gangguan penerbangan di Bandara Changi

Drone tanpa izin telah memicu gangguan di Bandara Changi, Singapura, untuk kedua kalinya dalam sepekan terakhir.

Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengatakan bahwa 18 penerbangan mengalami penundaan dan tujuh penerbangan dialihkan karena drone dan cuaca buruk.

"15 keberangkatan dan tiga kedatangan ditunda dan tujuh penerbangan dialihkan karena cuaca buruk dan aktivitas drone tanpa izin," ungkap CAAS, Selasa (25/6).

Pernyataan yang sama juga menyebutkan, "Anggota masyarakat diingatkan bahwa pihak berwenang mengambil pertimbangan serius atas operasi ilegal pesawat tanpa awak yang dapat menimbulkan ancaman terhadap penerbangan atau membahayakan keselamatan pribadi orang lain."

Badan itu mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

CAAS pun menekankan bahwa pelaku bisa menghadapi denda hingga 20.000 dolar Singapura atau 12 bulan penjara atau keduanya.

Pada Rabu (19/6), satu landasan pacu ditutup, satu penerbangan dialihkan dan 37 lainnya ditunda menyusul penampakan drone di sekitar Changi.

Bandara di seluruh di dunia dilaporkan menghadapi persoalan yang semakin meningkat karena penggunaan drone menjadi lebih umum. Sebut saja seperti yang terjadi di Bandara Gatwick di Inggris pada Desember lalu. 

Sponsored

Penampakan drone di Gatwick menyebabkan kekacauan penerbangan, dengan sekitar 140.000 penumpang terdampak. Landasan pacu di bandara tersibuk kedua di Inggris ditutup selama 33 jam, mengakibatkan 1.000 penerbangan dibatalkan atau ditunda.

Insiden itu mendorong Bandara Gatwick dan Heathrow menghabiskan jutaan poundsterling untuk teknologi anti-drone.

Sumber : BBC