sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Dua WNI ABK tanker Korsel ikut ditahan di Iran

Angkatan laut IRGC menyita kapal tanker Hankook Chemi karena dianggap dimencemari teluk dengan bahan kimia.

Valerie Dante
Valerie Dante Rabu, 06 Jan 2021 14:18 WIB
Dua WNI ABK tanker Korsel ikut ditahan di Iran

Sebuah kapal tanker kimia berbendera Korea Selatan telah ditahan di Selat Hormuz oleh pasukan Iran pada Senin (4/1).

Seoul mengonfirmasi, bahwa tanker Hankook Chemi mengangkut 11 anak buah kapal (ABK) dari Myanmar, lima warga Korea Selatan, serta masing-masing warga Indonesia dan Vietnam.

Korea Selatan menyatakan, tanker tersebut kini dalam tahanan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

KBRI Teheran mengonfirmasi adanya dua ABK WNI yang ikut ditahan di Iran.

"Pihak KBRI Teheran akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Iran terkait keberadaan dan kondisi dua orang WNI ABK Hankook Chemi, kapal berbendera Korea Selatan yang ditahan oleh otoritas Iran," jelas pernyataan resmi KBRI Teheran, Selasa (5/1).

KBRI Tehran telah melayangkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran mengenai permintaan klarifikasi tentang keberadaan kedua WNI tersebut serta akses kekonsuleran dan komunikasi dengan keduanya.

Lebih lanjut, Kemlu Iran menyampaikan, pihaknya telah mengunjungi kapal Hankook Chemi dan menyatakan seluruh kru, termasuk kedua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi ABK, saat ini berada dalam kondisi baik dan sehat.

Dalam pernyataan terpisah, Kemlu Korea Selatan mendesak Iran untuk segera membebaskan kapal tanker mereka.

Sponsored

Hubungan antara Teheran dan Seoul, yang merupakan sekutu Amerika Serikat, telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah media Iran mengklaim, angkatan laut IRGC menyita kapal tersebut karena mencemari teluk dengan bahan kimia. Laporan tersebut mengatakan, kapal tanker itu ditahan di pelabuhan Bandar Abbas.

Kemlu AS menuduh Iran melanggar hak dan kebebasan bernavigasi di laut serta meminta Teheran segera melepaskan kapal tanker itu. (Arab News)

Berita Lainnya